bookmark_borderPerbandingan Pasar Tradisional Thailand Dengan Indonesia

Negara Thailand juga memiliki beberapa kemiripan dengan Indonesia, terutama dalam jenis cuaca, lokasi tempat wisata, karakteristik masyarakatnya, hingga budaya yang menyerupai di antara kedua negara tersebut. Beberapa wilayah di antara kedua negara ini juga memiliki kemiripan satu sama lainnya, termasuk di antara pasar tradisional sebagai destinasinya. Terdapat cukup banyak kesamaan maupun perbedaan yang terjadi diantara kedua pasar tradisional dari negara Thailand maupun Indonesia. Banyak hal menarik juga dapat ditemukan dalam pasar tradisional yang populer dan sering dikunjungi banyak orang ini. Meskipun baik itu pasar tradisional yang ada di Indonesia maupun Thailand memiliki keunikannya masing-masing, namun informasi ini dapat dipelajari untuk meningkatkan kualitas dan perkembangan industri sentra perdagangan yang berada di Indonesia.

Dengan jumlah kemiripan diantara keduanya yang cukup banyak membuat perbandingan di pasar ini dapat dianalisa secara lebih dalam untuk meningkatkan perkembangan yang dapat dilakukan bagi negara kita kelak. Faktor seperti lokasi yang digunakan, maupun barang dagangan yang dijual di tempat pertemuan antara pihak penjual dengan pembeli ini harus lebih diperhatikan untuk dapat meningkatkan kualitas masyarakat secara luas. Bahkan tak menutup kemungkinan bahwa pasar tradisional pun dapat dikembangkan menjadi sarana untuk dapat menarik lebih banyak turis asing. Dimana hal ini juga bermanfaat dalam meningkatkan aneka tempat wisata yang dapat dikunjungi masyarakat mancanegara saat berlibur di Indonesia. Akibatnya persentase pemasukan negara pun turut meningkat berkat kemajuan perkembangan dari pasar tradisional yang memberi keuntungan lebih luas. Artikel berikut akan membahas lebih detail mengenai jenis pasar yang ada di Thailand, serta perbandingannya dengan yang ada di Indonesia. Mari kita simak informasi lebih lanjut dalam 4 macam pasar tradisional yang ramai dikunjungi orang.

1. Bon Marche

Pasar ini berlokasi di salah satu distrik Thailand yaitu Chatuchak. Pasar ini memiliki reputasi yang paling terkenal di negara gajah tersebut. Terlebih lagi atas satu kelebihannya yang melebihi kondisi di pasar serupa pada umumnya. Pasar ini memiliki standar kebersihan paling baik nomor 1 di seluruh Thailand. Maka situasi ini memberi kenyaman secara maksimal bagi para pengunjungnya untuk datang melihat-lihat hingga berbelanja. Kata Bon Marche yang digunakan sebagai nama pasar ini sendiri diambil dari bahasa perancis yang memiliki makna baik bagi identitas pasar ini, yaitu menyediakan kebutuhan hidup.

Pasar ini menjual berbagai macam produk seperti umumnya di aneka pasar. Terdapat sayuran dan buah-buahan segar, serta aneka kerajinan tangan dan aksesoris yang menjadi ciri khas Thailand juga dijual di pasar ini. Bahkan bisa dibilang pasar ini cukup modern karena juga menjual properti rumah di dalamnya, seperti pasar modern maupun kawasan ruko seperti yang ada di Indonesia.

Yang membedakan pasar tradisional Bon Marche ini dengan pasar tradisional di Indonesia terletak cukup jelas pada standar kebersihannya. Pasar tradisional yang terdapat di Indonesia umumnya cenderung cukup kotor. Sebagian pasar yang lebih bersih cenderung berbentuk pasar modern, sedikit lebih berkembang tingkatannya dibanding pasar tradisional. Beberapa pasar modern di Indonesia mungkin ada yang juga menjual properti atau memasang stand di dekat pasar tersebut.

2. Pasar Rom Hub

Pasar tradisional yang satu ini tidak kalah dengan Bon Marche. Pasar tradisional ini berada di Samut Songkhram, salah satu bagian pusat dari kawasan Thailand. Terbukti dengan tunjangan yang disajikan memberi sensasi belanja yang menarik bagi para pengunjungnya. Pasar ini dibuka setiap harinya dimulai dari jam 06 pagi hingga 06 sore menurut waktu di Thailand. Pasar ini memiliki keunikan yaitu posisinya berada di samping rel kereta api. Dengan ukuran pasar yang cukup besar dengan panjang hingga 100 meter, pasar ini terletak diantara 2 stasiun kereta di sana, yaitu stasiun Mae Klong dan stasiun Ban Laem. Menjadi keunikan sekaligus agak berbahaya dimana posisi kereta ini benar-benar dibangun di tengah lintasan jalur rel kereta. Sehingga dalam kondisi sewaktu-waktu saat ada jadwal kereta yang berjalan melewati tempat itu, para orang yang di sekitar situ harus bergerak menyingkir secara cepat untuk menghindari kereta.

Pasar Rom Hub terkenal menjual aneka produk seafood, buah dan sayuran segar seperti banyak jenis pasar tradisional pada umumnya. Yang menarik dari pasar ini adalah semua produk yang dijual umumnya memiliki harga yang murah. Sehingga promo harga murah yang ditonjolkan dari pasar ini menarik bagi para pengunjungnya.

Yang membedakan pasar tradisional Rom Hub dengan pasar tradisional di Indonesia terletak pada lokasinya. Penempatan lokasi dari pasar Rom Hub ini agak ekstrim akibatnya dapat membahayakan orang-orang yang berada disana, terutama apabila tidak terbiasa untuk bergerak sigap dalam menghindari kereta.

3. Pasar Sri Prachan

Pasar Sri Prachan terletak di provinsi Suphan Buri yang terletak di tepi sungai disana. Pasar ini masih mempertahankan bentuk aslinya untuk tetap sama tanpa perubahan sejak awal dibangun. Keaslian bentuk pasar ini menjadi daya tarik pasar Sri Prachan bagi banyak pengunjungnya. Maka dari itu pasar tradisional ini tidak hanya didatangi oleh orang yang berniat untuk berbelanja, namun juga aneka turis mancanegara di dalamnya. Meskipun kedatangan turis pada umumnya bukan untuk berbelanja seperti masyarakat pada umumnya, namun untuk melihat kondisi disana sambil mengabadikan kunjungan mereka melalui penangkapan gambar di kamera yang dibawa sebagai kenangan. Selain menarik dari aktivitas yang terjadi di pasar tersebut, kondisi bangunan di sepanjang toko pun menarik minat turis untuk difoto. Bangunan tua yang terhampar memberi kesan kuno seperti kebudayaan di masa lampau bagi banyak orang yang mengunjungi pasar ini. Mengabadikan berbagai produk yang dijual ke dalam hasil jepretan kamera juga menarik bagi para turis.

Pasar Sri Prachan dibuka mulai dari jam 8 pagi sampai 5 sore menurut perhitungan waktu setempat. Terdapat banyak jenis barang tua yang dijual disini, salah satu contohnya seperti kain sutra tua yang menjadi produk thailand yang memiliki corak unik dan menarik untuk dijadikan pemberian bagi kenalan maupun orang yang dikasihi.

Yang membedakan pasar tradisional Sri Prachan dengan pasar tradisional di Indonesia terletak pada konsepnya. Meskipun masih menggunakan bangunan kuno yang sudah berdiri sejak lama, pasar ini masih banyak diminati orang karena bentuknya yang unik. Bahkan dapat menarik perhatian kaum turis. Sedangkan beberapa pasar tradisional di Indonesia memiliki kondisi yang kurang menarik untuk dikunjungi banyak orang atau bentuk fisik bangunannya sudah tidak terlalu baik untuk dikunjungi pengunjung dalam jumlah yang besar.

4. Pasar Nakhon Nuang Khet

Pasar Nakhon Nuang Khet ini terletak di distrik Mueang Chachoengsao. Kunjungan ke pasar ini dapat memberi nostalgia akan kondisi masa lalu dari Thailand. Bangunan publik ini menggunakan bahan kayu tua dalam membangun bentuk dan pondasinya. Kondisi ini memberi pengalaman yang menarik bagi para pengunjungnya untuk menjelajahi aktivitas di pasar yang sudah dibangun sejak lebih dari satu abad yang lalu ini. Selain untuk menikmati wisata ke pasar tradisional di Thailand, para pengunjung yang mampir ke pasar Nakhon Nuang Ket dapat mencicipi serta aneka kuliner unik yang dijajakan di pasar tradisional ini.

Untuk para pemburu oleh-oleh, aneka macam souvenir khas Thailand juga tersedia di pasar ini. Aktivitas menjelajahi seluruh penjuru pasar dapat dilakukan dengan menelusuri sungai panjang di samping pasar dengan menggunakan fasilitas perahu kayu yang tersedia di dekat pasar.

Yang membedakan pasar tradisional Nakhon Nuang Khet dengan pasar tradisional di Indonesia terletak pada kualitas dan kenyamanan yang diberikan bagi para pengunjungnya. Tidak banyak pasar tradisional di Indonesia yang dapat memberi pengalaman itu kepada para pengunjungnya. Ditambah lagi dengan wisata kuliner yang dapat dinikmati serta membawa pulang oleh-oleh unik khas buatan Thailand untuk diberikan kepada pihak sahabat atau keluarga. Menurutmu menarikkah aneka pasar tradisional di Thailand ini untuk dikunjungi? Apa yang dapat ditingkatkan dari pasar tradisional di Indonesia agar bisa menjadi lebih baik?