bookmark_borderSurvei Oleh-Oleh Khas Thailand di Pasar Tradisional Ini

Kita semua tahu, oleh-oleh Bangkok yang terdapat di Thailand sudah menjadi sebuah incaran atau kesukaan bagi para traveler dimanapun mereka berada, termasuk para traveler yang ada di Indonesia. Semua pasar Tradisional yang ada di Thailand selalu menjadi suatu hal yang sangat amat hangat dibicarakan pada forum diskusi Backpacker. Termasuk lagi untuk oleh-oleh dari Thailand yang terpusatkan di Bangkok dan juga semuanya ada khasnya masing-masing. Misalnya saja seperti : Coklat, lalu Pernak pernik, Snack, ada juga Celana Sarong, berbagai macam Souvenir, sampai sepatu yang dengan mudah kalian temukan disana. Sebagai salah satu hadiah khusus yang kalian berikan ke kerabat, saudara, keluarga, kekasih, rasanya sangat amat wajib jika kalian beli langsung di pasar Tradisional yang ada di Bangkok – Thailand. 

Sebelum benar-benar disini kalian melakukan adanya pembelian oleh-oleh Bangkok ini alangkah baiknya memang mengetahui adanya beberapa informasi penting jika dirasa kalian berada di Thailand sebagai tempat, untuk menghabiskan liburan cuti tahunan dan menjadikan Bangkok tempat surga belanja bagi kalian yang memang menyukai Shopping sebagai cara terakhir untuk menghabiskan adanya waktu di pusat kota ini. 

Memang untuk negara Thailand sendiri sudah dikenal sebagai negara yang mana mampu dalam menyuguhkan lengkap wisata yang ada disana dan dimulai dari Objek Wisata Alam, Wisata Kuliner, Wisata Budaya, sampai pada konsep Wisata belanja juga ada. Jadi, dalam hal ini kalian harus benar-benar siap kemanapun harus pergi melangkah. Dan kesempatan kali ini kami akan mengulas kembali pasar tradisional di Thailand yang mungkin sudah kalian lihat di beberapa artikel sebelumnya. Namun, kali ini kami akan bahas barang apa saja yang diperjual belikan disana. Untuk itu, yuk langsung cek informasinya di bawah ini. 

Barang Jualan di The Platinum Fashion Mall 

THE PLATINUM FASHION MALL | Grand Sukhumvit Hotel Bangkok

Informasi Alamat : di 644 / 3 Phetchaburi Rd – Krung  Thep Maha Nakhon 10400 Thailand. 

Jenis Barang Jualan di sana – ini merupakan Mall yang menjadi pusat destinasi wisata untuk Shopping atau berbelanja yang sangat amat terkenal. Bagi produk Fashion kekinian, disini ada mulai dari Made In Korea, Jepang, Hongkong dan juga dari Eropa yang semuanya bisa kalian temui di sana. Tak hanya itu, dari kelengkapannya sendiri Mall ini sudah sangat amat terasa karena memang membutuhkan adanya keadaan zaman saat ini yang sudah sangat terbiasa terlihat dari toko-toko dan kios toko lainnya sampai dengan butik menggelar dagangannya yang sesuai pada  kualitas beserta harganya. Jenis barang yang mudah kalian temui adalah : Sepatu, Fashion, Tas, Aksesoris, dan masih banyak lagi jenis yang lainnya. 

Tak sampai disitu saja, untuk keperluan dari Mode ini bisa membuat kalian sangat amat terpesona dan kekinian banget untuk terlihat dari beberapa Display Toko yang ada. Lalu, untuk Gaya bagi anak-anak akan terpenuhi dari beberapa toko yang mana mampu dalam menyediakan beberapa jenis barang spesifik dengan Topi, Tas Tangan, lalu ada Sepatu Anak, Ikat Pinggang sampai pada aksesoris untuk bergaya juga tersedia sangat banyak disana. 

Apapun yang memang benar-benar kalian butuhkan di tempat ini, dari ujung kepala sampai ujung kaki akan mudah kalian dapatkan. Masalah harga ? kalian tidak perlu khawatir dalam masalah ini. Karena, untuk harga akan ada potongan diskon dimulai dari 10 hingga 30% dari setiap barang yang sudah ditentukan oleh toko tersebut. Masalah harga awal si, normal saja seperti negara Indonesia. 

Rute ke “ The Platinum Fashion Mall “ : Naik langsung Skytrain – > ChidLom, jika sudah sampai di stasiun tersebut, maka kurang lebih 6 menit bisa menuju ke Kompleks di kawasan Ratchaprarop. Mall nya sendiri sudah terlihat sangat jelas dari tempat ini. 

Barang Jualan di Pratunam Market Bangkok 

Pratunam Night Markets in Bangkok

Informasi Alamat : ada di 869 / 15  Ratchaprarop Rd – Khet  Ratchathewi, Krung Thep Maha Nakhon 10400 Thailand. Dibukanya mulai pukul 10.00 – 21.00 waktu setempat. 

Jenis Barang Jualan di sana – banyak sudah para pedagang asal Thailand yang berdagang disini dengan memiliki jenis barang hampir sama, namun tetap memiliki perbedaan dari jenis dan juga mode yang dijual. Masing-masing dari penjual ini akan memberikan jenis dagangan yang mereka miliki dan nantinya kalian sebagai pengunjung boleh sekedar mampi membeli buah tangan di toko yang mereka jajakan ini. Barang-barang yang sering kali ditemukan seperti : Jeans, T-Shirt, Busana-Busana Fashion, Kaos, dan masih banyak lagi jenis yang lainnya. Rata-rata masalah barang yang dijual sangat amat memiliki keunikannya masing-masing. Aksesoris yang ada juga sangat variatif dengan harga grosir jauh lebih baik dan bisa mempesona pada traveler yang ada di Indonesia tidak hanya berbelanja di Tanah Abang saja jadinya. 

Harga grosiran yang ada di pasar Tradisional ini memang bisa sangat mudah kalian temukan. Sebelum benar-benar mendapatkan harga yang pas, maka ada baiknya kalian melakukan Komparasi dari beberapa toko yang mana hampir sama saja dengan jenis barang yang ada. Namun dalam hal ini kalian jangan terlalu fokus masalah harga saja jika memang ingin mendapatkan adanya jenis barang yang sudah sangat unik di salah satu toko yang ada. Karena pada dasarnya, tidak semua toko mampu menyediakan barang yang sama. Jadi harus benar-benar sangat smart sekali dalam melakukan Komparasi  harga jika memang sudah menemukan adanya barang yang sudah langsung mengena di hati dan ada baiknya lakukan harga deal ke penjual dari barang tersebut. Ada baiknya, kalian membeli barang yang ada di sana 1 Jam sebelum Tutup dan 1 Jam sesudah Buka. 

Rute ke “ Pratunam Market “ : kalian naik langsung saja Skytrain di Stasiun Ratchathewi. Dan kurang lebih sesudah sampai kalian bisa berjalan selama 15 menit menuju langsung ke Pratunam Market. 

Barang Jualan di Chatuchak Weekend Market 

CHATUCHAK WEEKEND MARKET | Grand Sukhumvit Hotel

Informasi Alamat : ada di 587 / 10 Kamphaeng Phet 2Rd, Khwaeng Chatuchak, Krung Thep Maha Nakhon 10900 Thailand. Jam buka diikuti harinya seperti : Sabu sampai Minggu dari jam 09.00 hingga 18.00, lalu untuk Jum’at dari 18.00 sampai pukul 24.00, dan terakhir Rabu sampai Kamis yakni dari pukul 07.00 hingga 18.00 waktu sekitar Thailand. 

Jenis Barang Jualan di sana – barang-barang di pasar yang satu ini memang banyak sekali di Incar. Misalnya saja barang yang dicari oleh para Traveler adalah : Aksesoris, T-Shirt, Sepatu, Snack, Celana Sarong sampai beberapa kain khas dari negara tersebut. Tak ayal, begitu ramai untuk tempat yang satu ini. Harga yang dihadirkan oleh toko-toko yang ada di sana juga terhitung murah jika kalian benar-benar, bisa melakukan komparasi harga dari pedagang sebelah disana. 

Rute ke “ Chatuchak Weekend Market “ : sama saja dengan kalian naik Skytrain ke Stasiun Mo Chit dan keluar langsung melalui pintu EXIT 1 ya. Jika sudah melihat langsung lokasi dari pasar yang akan benar-benar membius kalian maka segeralah untuk belanja atau langsung saja kalian turun di Stasiun Chatuchak Park keluar dari pintu EXIT 1. 

Gimana nih para traveler dan para Backpacker ? diatas tadi masih tergolong sedikit lho kami berikan referensi kalian ketika ingin berbelanja berbagai macam oleh-oleh di pasar Tradisional negara Thailand. Ingin tahu berapa banyak lagi rekomendasi yang kami berikan ? at least waktunya kalian melihat informasi selanjutnya pada part yang kedua. Yuk lihat sekarang juga. 

bookmark_borderPerbandingan Pasar Tradisional Thailand Dengan Indonesia

Negara Thailand juga memiliki beberapa kemiripan dengan Indonesia, terutama dalam jenis cuaca, lokasi tempat wisata, karakteristik masyarakatnya, hingga budaya yang menyerupai di antara kedua negara tersebut. Beberapa wilayah di antara kedua negara ini juga memiliki kemiripan satu sama lainnya, termasuk di antara pasar tradisional sebagai destinasinya. Terdapat cukup banyak kesamaan maupun perbedaan yang terjadi diantara kedua pasar tradisional dari negara Thailand maupun Indonesia. Banyak hal menarik juga dapat ditemukan dalam pasar tradisional yang populer dan sering dikunjungi banyak orang ini. Meskipun baik itu pasar tradisional yang ada di Indonesia maupun Thailand memiliki keunikannya masing-masing, namun informasi ini dapat dipelajari untuk meningkatkan kualitas dan perkembangan industri sentra perdagangan yang berada di Indonesia.

Dengan jumlah kemiripan diantara keduanya yang cukup banyak membuat perbandingan di pasar ini dapat dianalisa secara lebih dalam untuk meningkatkan perkembangan yang dapat dilakukan bagi negara kita kelak. Faktor seperti lokasi yang digunakan, maupun barang dagangan yang dijual di tempat pertemuan antara pihak penjual dengan pembeli ini harus lebih diperhatikan untuk dapat meningkatkan kualitas masyarakat secara luas. Bahkan tak menutup kemungkinan bahwa pasar tradisional pun dapat dikembangkan menjadi sarana untuk dapat menarik lebih banyak turis asing. Dimana hal ini juga bermanfaat dalam meningkatkan aneka tempat wisata yang dapat dikunjungi masyarakat mancanegara saat berlibur di Indonesia. Akibatnya persentase pemasukan negara pun turut meningkat berkat kemajuan perkembangan dari pasar tradisional yang memberi keuntungan lebih luas. Artikel berikut akan membahas lebih detail mengenai jenis pasar yang ada di Thailand, serta perbandingannya dengan yang ada di Indonesia. Mari kita simak informasi lebih lanjut dalam 4 macam pasar tradisional yang ramai dikunjungi orang.

1. Bon Marche

Pasar ini berlokasi di salah satu distrik Thailand yaitu Chatuchak. Pasar ini memiliki reputasi yang paling terkenal di negara gajah tersebut. Terlebih lagi atas satu kelebihannya yang melebihi kondisi di pasar serupa pada umumnya. Pasar ini memiliki standar kebersihan paling baik nomor 1 di seluruh Thailand. Maka situasi ini memberi kenyaman secara maksimal bagi para pengunjungnya untuk datang melihat-lihat hingga berbelanja. Kata Bon Marche yang digunakan sebagai nama pasar ini sendiri diambil dari bahasa perancis yang memiliki makna baik bagi identitas pasar ini, yaitu menyediakan kebutuhan hidup.

Pasar ini menjual berbagai macam produk seperti umumnya di aneka pasar. Terdapat sayuran dan buah-buahan segar, serta aneka kerajinan tangan dan aksesoris yang menjadi ciri khas Thailand juga dijual di pasar ini. Bahkan bisa dibilang pasar ini cukup modern karena juga menjual properti rumah di dalamnya, seperti pasar modern maupun kawasan ruko seperti yang ada di Indonesia.

Yang membedakan pasar tradisional Bon Marche ini dengan pasar tradisional di Indonesia terletak cukup jelas pada standar kebersihannya. Pasar tradisional yang terdapat di Indonesia umumnya cenderung cukup kotor. Sebagian pasar yang lebih bersih cenderung berbentuk pasar modern, sedikit lebih berkembang tingkatannya dibanding pasar tradisional. Beberapa pasar modern di Indonesia mungkin ada yang juga menjual properti atau memasang stand di dekat pasar tersebut.

2. Pasar Rom Hub

Pasar tradisional yang satu ini tidak kalah dengan Bon Marche. Pasar tradisional ini berada di Samut Songkhram, salah satu bagian pusat dari kawasan Thailand. Terbukti dengan tunjangan yang disajikan memberi sensasi belanja yang menarik bagi para pengunjungnya. Pasar ini dibuka setiap harinya dimulai dari jam 06 pagi hingga 06 sore menurut waktu di Thailand. Pasar ini memiliki keunikan yaitu posisinya berada di samping rel kereta api. Dengan ukuran pasar yang cukup besar dengan panjang hingga 100 meter, pasar ini terletak diantara 2 stasiun kereta di sana, yaitu stasiun Mae Klong dan stasiun Ban Laem. Menjadi keunikan sekaligus agak berbahaya dimana posisi kereta ini benar-benar dibangun di tengah lintasan jalur rel kereta. Sehingga dalam kondisi sewaktu-waktu saat ada jadwal kereta yang berjalan melewati tempat itu, para orang yang di sekitar situ harus bergerak menyingkir secara cepat untuk menghindari kereta.

Pasar Rom Hub terkenal menjual aneka produk seafood, buah dan sayuran segar seperti banyak jenis pasar tradisional pada umumnya. Yang menarik dari pasar ini adalah semua produk yang dijual umumnya memiliki harga yang murah. Sehingga promo harga murah yang ditonjolkan dari pasar ini menarik bagi para pengunjungnya.

Yang membedakan pasar tradisional Rom Hub dengan pasar tradisional di Indonesia terletak pada lokasinya. Penempatan lokasi dari pasar Rom Hub ini agak ekstrim akibatnya dapat membahayakan orang-orang yang berada disana, terutama apabila tidak terbiasa untuk bergerak sigap dalam menghindari kereta.

3. Pasar Sri Prachan

Pasar Sri Prachan terletak di provinsi Suphan Buri yang terletak di tepi sungai disana. Pasar ini masih mempertahankan bentuk aslinya untuk tetap sama tanpa perubahan sejak awal dibangun. Keaslian bentuk pasar ini menjadi daya tarik pasar Sri Prachan bagi banyak pengunjungnya. Maka dari itu pasar tradisional ini tidak hanya didatangi oleh orang yang berniat untuk berbelanja, namun juga aneka turis mancanegara di dalamnya. Meskipun kedatangan turis pada umumnya bukan untuk berbelanja seperti masyarakat pada umumnya, namun untuk melihat kondisi disana sambil mengabadikan kunjungan mereka melalui penangkapan gambar di kamera yang dibawa sebagai kenangan. Selain menarik dari aktivitas yang terjadi di pasar tersebut, kondisi bangunan di sepanjang toko pun menarik minat turis untuk difoto. Bangunan tua yang terhampar memberi kesan kuno seperti kebudayaan di masa lampau bagi banyak orang yang mengunjungi pasar ini. Mengabadikan berbagai produk yang dijual ke dalam hasil jepretan kamera juga menarik bagi para turis.

Pasar Sri Prachan dibuka mulai dari jam 8 pagi sampai 5 sore menurut perhitungan waktu setempat. Terdapat banyak jenis barang tua yang dijual disini, salah satu contohnya seperti kain sutra tua yang menjadi produk thailand yang memiliki corak unik dan menarik untuk dijadikan pemberian bagi kenalan maupun orang yang dikasihi.

Yang membedakan pasar tradisional Sri Prachan dengan pasar tradisional di Indonesia terletak pada konsepnya. Meskipun masih menggunakan bangunan kuno yang sudah berdiri sejak lama, pasar ini masih banyak diminati orang karena bentuknya yang unik. Bahkan dapat menarik perhatian kaum turis. Sedangkan beberapa pasar tradisional di Indonesia memiliki kondisi yang kurang menarik untuk dikunjungi banyak orang atau bentuk fisik bangunannya sudah tidak terlalu baik untuk dikunjungi pengunjung dalam jumlah yang besar.

4. Pasar Nakhon Nuang Khet

Pasar Nakhon Nuang Khet ini terletak di distrik Mueang Chachoengsao. Kunjungan ke pasar ini dapat memberi nostalgia akan kondisi masa lalu dari Thailand. Bangunan publik ini menggunakan bahan kayu tua dalam membangun bentuk dan pondasinya. Kondisi ini memberi pengalaman yang menarik bagi para pengunjungnya untuk menjelajahi aktivitas di pasar yang sudah dibangun sejak lebih dari satu abad yang lalu ini. Selain untuk menikmati wisata ke pasar tradisional di Thailand, para pengunjung yang mampir ke pasar Nakhon Nuang Ket dapat mencicipi serta aneka kuliner unik yang dijajakan di pasar tradisional ini.

Untuk para pemburu oleh-oleh, aneka macam souvenir khas Thailand juga tersedia di pasar ini. Aktivitas menjelajahi seluruh penjuru pasar dapat dilakukan dengan menelusuri sungai panjang di samping pasar dengan menggunakan fasilitas perahu kayu yang tersedia di dekat pasar.

Yang membedakan pasar tradisional Nakhon Nuang Khet dengan pasar tradisional di Indonesia terletak pada kualitas dan kenyamanan yang diberikan bagi para pengunjungnya. Tidak banyak pasar tradisional di Indonesia yang dapat memberi pengalaman itu kepada para pengunjungnya. Ditambah lagi dengan wisata kuliner yang dapat dinikmati serta membawa pulang oleh-oleh unik khas buatan Thailand untuk diberikan kepada pihak sahabat atau keluarga. Menurutmu menarikkah aneka pasar tradisional di Thailand ini untuk dikunjungi? Apa yang dapat ditingkatkan dari pasar tradisional di Indonesia agar bisa menjadi lebih baik?