bookmark_borderTahu Pratunam Thailand ? Mari Mencari Hal Terbaik Didalamnya !

Pasar Pratunam sudah menjadi sebuah pasar Tradisional maupun Modern yang dikenal baik oleh para wisatawan yang berada di Thailand. Selain menjadi sebuah Pasar saja, Daftar tempat Wisata yang benar-benar harus dilihat di Pratunam hanya akan mampu dimulai dari satu tempat yang mana, masuk ke dalam salah satu tempat tertinggi yang ada di Bangkok. Bernama Menara Baiyoke dengan tinggi sekitar 340 meter dan mendominasi langsung atas Cakrawala Bangkok dan menjadi titik fokus dari area tersebut. Itu bukan berarti tidak adanya hal menarik lain yang bisa dilakukan di pratunam, area yang biasanya lebih dikaitkan dengan Daftar Panjang Pilihan belanja daripada kurun waktu tamasya yang dimilikinya. 

Pratunam juga hanya mampu mencakup beberapa KM Persegi saja dari pusat Kota Bangkok di antara Jalan petchburi di bagian Selatan dan juga Jalan Chaturthi di bagian Utaranya. Berikut ini akan kami berikan beberapa tempat berharga untuk bisa dilihat dan hanya bisa dialami di kawasan Pratunam saja. Apa saja kira-kira hal menarik dan terbaik yang bisa dicari di pratunam ? ….. 

Mulai Mengobservasi Menara Baiyoke 

Dari sebuah situs yang kami dapatkan dan kami translate ke dalam terjemahan Indonesia, didapatkan hal pertama adalah dengan mencoba untuk Mengobservasikan Menara Baiyoke. Kalian mampu untuk mendapatkan perspektif layaknya mata burung dari Kota bangkok dengan adanya Kunjungan langsung ke kawasan Dek Observasi di Menara Baiyoke dengan ketinggian sekitar 309 meter. Terdapat sebuah surga yang dikatakan Jauh dari pusat perbelanjaan yang ramai dan kemacetan lalu lintas di jalan-jalan Bangkok yang sibuk, adanya gedung Pencakar Langit ini mampu menawarkan pemandangan kota yang sangat luar biasa sekali, baik itu dari Skywalk di lantai 77 atau bisa juga dari Dek Observasi berputar situs bola tangkas pada lantai 84. 

Terdapat juga Area Perbelanjaan, lalu terdapat beberapa Restoran dan juga Baiyoke Sky Bangkok Hotel. Nah menara Baiyoke ini hanya memiliki jarak waktu sekitar 5 menit saja jika kalian mulai berjalan kaki dari Pasar Pratunam. Jangan terlalu risau juga sebab untuk mendatangi tempat ini kalian bisa saja melihat peta yang ada dan mengikutinya untuk bisa sampai ke Menara Baiyoke itu sendiri. 

Melihat Istana Suan Pakkad 

Jadi selanjutnya ada Istana Suan Pakkad, dimana ini masuk ke dalam lokasi cantik dari 8 rumah Tradisional di Thailand yang langsung saja dikelilingi oleh Taman tropis dan juga beberapa Kolam. Selain itu menawarkan tempat peristirahatan dari hiruk pikuk Bangkok yang tidak henti-hentinya. Tempat ini benar-benar memberikan rasa tenang dan bosa dicapai dengan  berjalan kaki singkat saja dari arah Meanra Baiyoke di Pratunam. Istana ini juga sangat amat berfungsi sebagai sebuah Museum dan kalian sebagai pengunjung bisa dengan mudah menjelajahi taman di setiap bangunannya, lalu bisa mempelajari lebih lanjut mengenai Sejarah Istana yang menarik yang mana dulunya menjadi rumah langsung bagi seorang Putri di Thailand. 

Nah di sekitar taman sudah terdapat banyak rangkaian dari Artefak , terdapat barang antik, dan adanya pameran mini yang mulai dipamerkan serta terdapat beberapa tugu hingga adanya pemujaan Buddha yang sangat amat menarik menambah Suasana Damai hampir Spiritual. Mengenai Biaya masuk berlaku, yang masuk akal dan pastinya sangat amat berharga. 

Berbelanja di Pasar Pratunam 

Ini dia Pasar yang kami maksudkan. Dimana Pasar pratunam sendiri masuk sebagai pusat dari segala sesuatu yang berhubungan dengan area berbelanja kecil yang sama seperti apa yang ada di Kota Bangkok. Perusahaannya sendiri sudah mengkhususkan diri pada pakaian dan pakaian murah. Lalu memikirkan Kaos dengan merek Desainer Tiruan, Kacamata Hitam mewah dengan senilai 50 Baht saja, lalu adanya Gaun Sutra panjang yang penuh dan juga Sarung. Pasar ini akan langsung melambangkan belanja pasar di Bangkok yang mana akan terdapat fokus utamanya pada pakaian yang terjangkau. 

Pasar pratunam sendiri memiliki bagian yang didedikasikan untuk Gaun Mewah, dengan adanya Wig, Bulu dan juga Topi yang indah. Ada banyak sekali penjahit yang sudah tersebar di sekitaran area tersebut. Disini sudah dilengkapi dengan atap besar untuk bisa menutupi seluruh pasar tetapi jika keadaan menjadi terlalu berkeringat, kalian akan dengan mudah untuk melarikan diri ke salah satu mall terdekat seperti halnya Platinum maupun Shibuya. 

Terdapat  Pasar Terapung Baiyoke 

Pasar apung ini sudah sangat jelas bisa membuktikan bahwa pasar tersebut terapungkan di lantai 75 yang begitu memungkinkan ! terlepas langsung dari berapa tidak biasa kedengarannya, itu sudah masuk sebagai ide yang keren dengan menggabungkan sebuah kesenangan menjelajahi pasar pada kenikmatan Prasmanan Makanan Thailand. 

Makanan yang berada di Pasar Terapung Baiyoke ini sama baiknya dengan yang kalian temukan di sepanjang Perairan Thailand. Tanpa adanya Nyamuk dan bisa dengan mudah untuk mendapatkan Venue Baiyoke Sky Hotel sudah menjadi salah satu gedung tertinggi yang berada di Bangkok dan sangat amat sulit untuk bisa dilewatkan. Stasiun BTS Skytrain terdekat adalah Ratchathewi dan juga Chit Lom meskipun dari keduanya sudah membutuhkan Transportasi lebih lanjut atau bahkan selama 20 menit untuk berjalan kaki. 

Masuk ke Pantip Plaza IT Mall 

Pantip Plaza ini menjadi salah satu mall terbaik jika berbicara langsung dengan dunia Elektronik yang terkenal di Bangkok. Seringkali dianggap sebagai Ibu atas semua toko Elektronik di Thailand dan sudah memperoleh adanya Status Legendaris sebagai tempat dalam menemukan Komputer dan juga Aksesoris baru maupun bekas dengan harga yang terendah. 

Menempati bangunan yang agak tidak biasa di Jalan Petchburi, pantip Plaza juga sudah cukup terkenal sekali karena Praktik luasnya yang menjual perangkat lunak dan DVD palsi. Mall ini sudah pasti akan mengalami hari-hari jauh lebih baik, tetapi masih saja menarik pembeli berkat adanya penawaran yang tidak akan terkalahkan dan spesialis dari teknisi murah untuk hal-hal seperti perbaikan maupun peningkatannya. 

Kerennya Platinum Fashion Mall 

Disini platinum Fashion Mall yang berada di Bangkok seringkali dianggap sebagai versi dalam ruangan dari Pasar Akhir Pekan Chatuchak. Disini ia mengkhususkan diri dalam Fashion dan juga Aksesoris  Grosir dengan 4 lantai ruang perbelanjaan yang dikemas dengan 1.300 toko yang ada. 

Selain Dari banyaknya pilihan item pakaian yang sudah tersedia, di dalamnya juga terdapat toko-toko Khusus yang patut untuk kalian kunjungi ketika sedang berada di sana. Terutama sekali jika kalian sedang mencari fashion import dari Korea, lalu Hong Kong maupun Jepang. Platinum Shopping Mall sendiri kurang lebihnya memiliki hampir semua yang kalian butuhkan untuk bisa memperindah diri dari ujung kepala sampai dengan ujung kaki. Nah ada baiknya kalian dalam melakukan pencampuran dan pencocokan di kepala kalian saat kalian sudah menjelajah. Bisa diingat juga, bahwa hanya akan ada beberapa toko saja yang memiliki harga tetap. Jadi, tawar menawar bisa saja menjadi bagian yang sangat menyenangkan sekali. 

bookmark_borderBackpacker Wajib Membaca Kisah dari Khao San Road – Thailand !

Sebelum benar-benar dikenal sebagai sebuah kawasan Backpacker serta Hotel dan bar yang murah, Jalanan KhaoSan sudah masuk sebagai sentra penjualan beras terbesar yang ada di Tiongkok. Dari bagian atas perahu kayu yang begitu sederhana, para pedagang beras yang sebagian besar sebagai penduduk setempat mampu menyusuri adanya Sungai Chao Phraya yang sangat luas dan seketika masuk ke Muara Kanal Banglamphu. Dimana mereka akan mampu menurunkan ribuan ton dalam karung goni ke Pedagang Grosir yang ada di lingkungan tersebut. Lalu pada akhir abad ke 19, Distrik Banglamphu sejauh ini menjadi pasar beras terbesar yang tak hanya berada di Bangkok tetapi berada di Thailand. Negara yang tak hanya sering untuk mendapat sebutan sebagai Negara Gajah, namun sebagai negara dengan penghasil beras terbesar di Dunia. 

Pedagang partai kecil juga sudah membuka toko di daratan yang berada di selatan Kanal dengan berbentuk gang. Keramaian jual beli beras juga sudah membuat gang ini menjadi sangat amat padat sekali, sehingga Raja Chulalongkorn memerintahkan pembuatan jalan yang sangat kayak di tahun 1892 silam. 

Khao San Road atau Jalanan KhaoSan

Lanjutan dari penjelasan diatas tadi, bahwasannya hanya berjarak 410 meter saja. Jalur berbatu tidak cukup megah untuk bisa dinamai dengan nama seorang raja sehingga hanya mampu disebut dengan Soi Khao San atau Jalur Penggilingan Padi. Banglamphu sendiri semakin lama semakin berkembang menjadi sebuah sentra penjualan beras, sehingga sudah mulai muncul pedagang lain yang mana masuk dengan menjual berbagai macam pakaian termasuk berbagai macam seragam sekolah yang diperlukan kala itu. Tidak ketinggalan, mereka yang masuk juga melengkapi barang dagangannya dengan Sepatu Kulit Kerbau, Perhiasan sampai pada penjualan Kostum teater Klasik Thailand. 

Kedatangan dari orang-orang teater yang berbelanja juga ikut serta melahirkan adanya 2 rumah komedi Musikal, label rekaman nasional pertama Thailand yakni Kratai dan salah satunya adalah Bioskop Film Bisu pertama yang berada di Thailand. Seabad kemudian, adanya serbuan dari para Backpacker dunia yang seakan-akan menghapus dari sejarah Pasar tradisional ini. Dimulai atas kedatangan sekelompok kecil Hippies yang menggemari budaya dan juga ritual pada akhir tahun 1970 an, Khao San Road juga semakin ramai didatangi Backpacker mancanegara pada tahun 1990 silam. 

Merasakan Ruko Dua Lantai – Khao San Road 

Joe Cumming, seorang penulis dari buku Panduan Wisata Lonely planet edisi Thailand sekitar 40 tahun silam. Rupanya sudah mendokumentasikan perkembangan dari Khao San Road. dikutip langsung dari CNNIndonesia.com, bahwasannya jalanan ini sudah benar-benar dipenuhi oleh bangunan Ruko yang berlantai 2 sejak abad ke 19. Ruko-ruko sudah banyak sekali dibuka untuk Toko Sepatu, lalu untuk Kedai Kopi Thailand-China, pedagang Mie, Grosir atau Tukang Eceran di Indonesia dan disediakannya bengkel sepeda motor. Disini posisi penyewa dan pemilik tinggal di lantai 2. 

Lain lagi di sudut jalan Chakkapong dan juga Phra Sumen, terdapat toko-toko pengrajin yang mana masih membuat kostum serta topeng untuk para pemain teater Klasik di Thailand. Seperti halnya Grand Palace, Kuil Buddha Zamrud, lalu Kuil Budha Berbaring dan juga Giant Swing hanya berada langsung dalam radius 1 km dari Jalanan KhaoSan. Pemandangan khas dari Thailand ini bisa dikatakan menjadi sebuah atraksi wisata utama yang berada langsung di Khao San Road.

Sebenarnya hampir identik sekali dengan Fasilitas sederhana mereka ini, yakni Nith Charoensuk Hotel dan juga Sri Phranakhon Hotel memiliki tarif hanya US$5 atau dengan kurs pada 4 dekade yang lalu. Tamunya sendiri kebanyakan dari pedagang Thailand yang sudah membeli barang Grosir di Banglamphu hanya untuk bisa dijual di luar Bangkok. Pada gang sempit yang ada di dekatnya, Cummings sendiri sangat amat gembira dikarenakan sudah menemukan VS Guest House yang akan dibuka oleh salah satu keluarga di Banglamphu dengan Arsitekturnya masih ala-ala tahun 1920 an dan lebih dominan pada permainan kayu. Tarif bermalamnya sendiri hanya US$ 1.50 / Kepala. 

Setelahnya, Cummings masih melanjutkan perjalanan lagi ke dalam Gang Khao San Road sampai benar-benar menemukan lagi adanya 2 Wisma yang dikelola oleh keluarga Bonny dan Tum. disini tarif per malamnya kurang lebih sama saja dengan wisma yang sebelumnya. Kurang lebih hampir sama saja perjalanan yang dilakukannya pada edisi kedua di tahun 1984, dimana dirinya mampu melihat lebih dari 200 tempat penginapan yang terhitung telah buka di kawasan Khao San Road. 

Mengetahui 3K 

K1 = Khao San Road

K2 = Kathmandu 

K3 = Pantai Kuta 

Jadi pada pertengahan di tahun 1990 silan, Khao San Road sudah menjadi pusat Backpacker terbesar yang ada di dunia. Pesaingnya yang kuat ilah Kathmandu dan Pantai Kuta. selain menjadi sebuah destinasi Impian para Backpacker, disini Khao San Road telah menjadi sebuah destinasi belanja di pasar gelap. Dari celana dengan bergambarkan Gajah khas dari negara Thailand sampai pada Kartu identitas palsu bisa dibeli juga disini. Agen perjalanan wisata tidak luput untuk membuka destinasi wisata yang dimiliki, dengan spanduk yang bertuliskan nama Destinasi beserta dengan harga atas tiket pesawat yang terkadang terasa terlalu murah. 

Alex Garland seorang penulis novel dengan judul The Beach yang diterbitkan pada tahun 1996 dimana filmnya sudah diperankan oleh aktor pemenang Piala Oscar Leonardo Dicaprio dan sudah dirilis sejak tahun 2000 silam diketahui juga amat sangat terinspirasi dengan Khao San Road. perjalanan solonya mengenai sebuah hasil dari 7 bab pertama Soal jalanan KhaoSan yang amat sangat autentik. Sejak saat inilah, Khao San Road sudah mulai menjadi sangat populer lagi. 

Nah ditahun yang sama, saat The Beach sudah tayang di bioskop, produser Musik Elektronik Italia Spiller sudah merilis langsung Video lagu dansanya yang berjudul Groovejet “ if this Ain’t Love “ …. Yang direkam langsung di Bangkok dengan adegan akhir dimana Spiller dan juga Penyanyi Inggris bernama Sophie Ellis – Baxter sudah menari di club malam Khao San Road. lalu sebuah artikel di kota New york pada tahun itu jelas menggambarkan bagaimana Khao San Road sebagai sebuah destinasi yang patut dikunjungi untuk bisa mengenal separuh dunia dan juga sangat teraman, termudah dan yang paling kebarat-baratan untuk bisa memulai perjalanan ke Penjuru Asia. 

Selain daripada itu, di tahun 2018 lalu sudah tercatat oleh Khao San Business Association mengenai 40 hingga 50 Ribu wisatawan Mancanegara per harinya di musim ramai dan untuk sekitar 20 Ribu per harinya di musim Sepi. dengan adanya jumlah ini tidak akan mengherankan jika Pemerintah di Kota Bangkok telah mengumumkan pada tahun 2019 bahwa mereka akan langsung menginvestasikan US$ 1,6 Juta hanya untuk mengubah Khao San Road ini menjadi jalan bagi pejalan kaki Internasional. Dan telah diperkirakan Proyek ini sudah selesai pada tahun lalu dengan Gang dan Jalan Setapak yang benar-benar sudah diperbaiki dan adanya area khusus untuk bisa diisi dengan 250 hingga adanya 350 lapak pedagang berlisensi yang dipilih dengan melalui Undian nyata. 

bookmark_borderMulai dari Perkotaan Masuk ke Pasar Rakyat Thailand

Apakah kalian tipikal orang-orang yang senang menghabiskan liburan di luar negeri ? jika benar, sepertinya Thailand bagus nih untuk bisa kalian datangi sebagai tujuan wisata di tahun mendatang. Memang ada banyak sekali alasan untuk bisa berkunjung ke negeri Gajah Putih ini. Diantaranya adalah dengan kalian bisa menyaksikan sebuah kemegahan atas Istana Raja The Grand Place yang paling termahsyur di Thailand. Selain itu kalian bisa mulai mengarungi Sungai Chao Phraya dengan perahu khasnya negara Thailand, lalu bisa juga menghabiskan waktu berbelanja di sejumlah pasar tradisional yang ada di sana. Untuk biaya hibur selama liburan disana, kalian bisa bayangkan biayanya kurang lebih mirip dengan kalian ketika sedang berlibur di kota Jakarta. Jadinya masih terhitung terjangkau untuk uang Makan – Penginapan maupun Transportasinya ya.. 

Thailand sudah termasuk sebagai kota Malaikat, dan tepat di pertengahan Juni tahun 2009 disana terasa sangat panas sekali layaknya udara di Jakarta. Jalanan benar-benar dipenuhi oleh kendaraan yang berlalu lalang dengan asap pembakaran yang kurang begitu sempurna sehingga mampu menimbulkan polusi udara. Dikutip dari nasional.kompas.com, dimana ada perjalanan dari seseorang bernama Runi Sri Astuti yang sedang melakukan perjalanan di Thailand. Sekiranya akan kami kutip dan rangkum seperti inilah perjalanan dirinya saat sedang berlibur ke Thailand Bangkok.   

Dimulai dari The Grand Palace 

Saat sedang ke Thailand, maka The Grand Palace bisa untuk kalian kunjungi. Tempat ini sudah dibangun sejak tahun 1782 di atas  lahan dengan luas 218.000 meter persegi setelah adanya Raja Rama I Naik Takhta. Kompleks Istana yang tak hanya menjadi tempat atas kediaman dan singgasana Raja saja, namun mpo slot terpercaya lebih berpusat dari sejumlah kegiatan pemerintah ini dikelilingi oleh 4 Tembok Besar sepanjang 1.900 meter layaknya Kompleks Keraton Yogyakarta. Komplek dari The Grand Palace telah memiliki 34 bangunan dengan fungsi dan karakter yang berbeda, termasuk lagi pada lokasi yang paling umum dimuliakan oleh para penganut Buddha di Thailand, yakni dari adanya Temple of Emerald Buddha. Dan disini juga ada Patung Buddha yang telah dibuat langsung dari batu Emerald atau Giok Hijau. 

Lalu ada bangunan lainnya yang menarik perhatian seperti The Borom Phiman Mansion. Dimana ini menjadi salah satu istana raja yang terlihat berbeda dikarenakan, arsitektur tersebut memiliki corak barat dan bukan dengan gaya Tradisional Thailand. Di mana untuk bangunannya memiliki atap yang besar dan juga lancip pada ujungnya seperti Pagoda. Borom Phiman Mansion yang telah dibangun oleh Raja Rama IV menggambarkan langsung adanya bangsa Thailand yang tak luput dari pengaruh budaya barat itu sendiri. 

Di Samping dari Borom Phiman Mansion, maka kalian akan melihat adanya Istana yang disebut dengan The Chakri Maha Prasat. Istana ini telah dibangun oleh Raja Rama V. nah keunikannya sendiri menjadi bagian bawah istana ini bisa dibangun dengan gaya Barat, tetapi bagian atapnya bergaya bangunan Tradisional Thailand. Konon, untuk Chakri Maha Prasat telah menunjukkan bahwa identitas dari bangsa Thailand ini benar-benar tertinggi. Dalam artian lainnya, bangsa Thailand sendiri masih boleh terpengaruh atas budaya Barat, namun identitas diri jangan sampai Hilang. 

Mengarungi Sungai Chao Phraya di Thailand 

Puas sudah bermain di The Grand Palace, maka saatnya menyusuri Sungai Chao Phraya dimana ini adalah sungai terbesar yang telah membela Kota Bangkok menjadi 2 bagian di sebelah Timur dan juga Barat. Kalian mampu menyusuri Sungai ini dengan Perahu Tradisional Thailand yang merupakan pengalaman penuh sensasi. Pemandangan kota juga terhampar di kanan dan kiri atas tepi sungai, termasuk adanya rumah-rumah Panggung yang berdiri di sepanjang bantarannya. 

Jika kalian merasa lapar, maka jangan khawatir. Para pengunjung bisa dengan mudah untuk menikmati makanan di restoran terapung di atas perahu tersebut. Para pengunjung juga bisa dengan mudah untuk membeli beragama makanan layaknya Buah – Sayur yang sengaja di jual di atas perahu kecil-kecil atau kalian bisa menikmati sensasi berbelanja di atas pasar Terapung. Jika sudah puas untuk menikmati pasar terapung, maka Nahkoda akan membawa para pengunjung melihat Ikan patin sebesar paha orang dewasa dengan jumlah yang tersebar di sungai berjumlah ribuan ekor. Namun jangan sampai kalian menangkapnya ya, sebab ikan tersebut dilindungi dan tidak boleh diburu oleh siapapun itu. Para pengunjung hanya diperbolehkan untuk memberi makan ikan tersebut dengan potongan roti saja. 

Sebelum benar-benar kembali ke dermaga, maka Nahkoda perahu biasanya akan mengajak kalian untuk berkunjung ke Ibukota yang lama dari negara Thailand tersebut sebelum benar-benar dipindahkan ke The Grand Palace. Nah Ibukota lama ini terletak langsung di sebelah Barat Sungai Chao Phraya, dan berseberangan dengan The Grand Palace yang berada di Timur Sungai. Dan di tepi Sungai sendiri, Ibukota lama masih saja terukir nama lengkap atas Kota Bangkok dalam huruf Thai. namanya sendiri memang panjang, untuk nama Kota Bangkok sendiri diberikan oleh Raja Rama I, sebab nama aslinya itu adalah

Krung Thep Mahanakhon Bowon Rattanakosin Mahintharayutthaya Mahadilokphop Noppharat Ratchathani Burirom Udom Raychaniwet Mahasathan Amon Phiman Awatan Sathit Sakkathayiya Witsanukan Prasit…. “

Bisa dibayangkan betapa pegel dan susahnya orang Indonesia ketika ingin berkunjung ke Thailand harus menyebutkan nama tersebut ? jadi, terima kasihlah ke Raja Rama I sebab dirinya mempersingkat dengan nama menjadi Bangkok. 

Mulai Berwisata ke Pasar Rakyat Thailand 

Pasar malamnya Thailand yang paling terkenal adalah Pasar Malam Swanluv atau Patpong Night Market. Dimana Wisatawan sudah dimanjakan untuk bisa berburu oleh-oleh di tempat tersebut. Seperti halnya Kaos-Kaos unik dengan bermotif Thailand – lalu Kain Sutra – lalu Tas – ada juga Sepatu – lalu adanya Sandal dan Boneka hingga mencapai Makanan Khas seperti keberagaman manisan buah dan juga Keripik Durian yang legit untuk bisa dinikmati. 

Sesaat setelah lelah berbelanja, disini para pengunjung bisa saja beristirahat sebentar sambil menikmati suasana Malam Thailand dengan duduk di deretan cafe yang berada langsung di seberang pasar malam tersebut. Suasananya sendiri mirip di Kemang daerah Jakarta Kota. untuk para wisatawan yang memiliki waktu untuk berkunjung hingga akhir pekan di Thailand, maka kalian jangan lupa untuk menyempatkan diri ke Pasar Chatuchak, yakni Weekend Open Market. Pasar Tradisional terbesar serta terlengkap di Thailand ini sudah dibangun dengan luas tanahnya mencapai 10.000 meter persegi. 

Dan dari tempat inilah, para pedagang di seluruh pelosok negeri berkumpul menjadi satu, dan mulai menjajakan dagangannya tersebut ke para wisatawan yang datang ke sana. Tak hanya diisi dengan pakaian dan souvenir, para pengunjung mampu membeli Furniture – lalu produk hasil seni pahat dan juga patung – bisa membeli tanaman hias sampai dengan berbagai macam binatang peliharaan. Di seberang pasar Chatuchak, kalian akan menemukan Pasar Otako. 

  • Pasar Otako sendiri menjadi pasar Tradisional khusus menjual Buah dan Sayuran terbesar di Bangkok. Di pasar ini, segala macam buah dan juga produk pertanian serta berbagai macam makanan khas thailand  juga di jajakan di sana. 
  • Walau Pasar Otako  dan juga Chatuchak ini menjadi pasar Tradisional, kalian akan tercengang sebab di sana akan jauh dari kata Becek dan Kumuh. Justru sebaliknya, semua barang dagangan tertata rapi di atas lantai yang kering.

Nah jika kalian membeli oleh-oleh di Bangkok kurang banyak, maka kalian masih bisa mendatangi sejumlah tempat menarik yang mampu menawarkan buah tangan bagi para wisatawan mancanegara. Dan diantara pusat atas peternakan lebah madu yang mampu menawarkan Produk-Produk lebah seperti halnya Madu – lalu Royal Jelly dan juga Sari Bunga. 

Namun yang membuat unik disini adalah Madu di Thailand dihasilkannya justru dari lebah melalui Sari Bunga Opium. Perkebunan dari Opium sudah terbentang sangat amat subuh pada wilayah pegunungan Utara. Seperti halnya madu di Indonesia, lalu madu sari Bunga Opium dengan memiliki keberagaman khasiat bagi kesehatan tubuh siapapun yang meminumnya. 

bookmark_borderBosan dengan Pasar Thailand ? Mari Kelilingi Wisata Bangkok !

Jika dari awal kami mengajak kalian pergi ke Thailand hanya dengan mengunjungi pasar-pasar Tradisionalnya saja, maka kali ini resminya kami akan putar haluan dengan mengajak kalian semua pergi agak sedikit menjauh dari pasar-pasar tersebut, walau sekiranya masih di kawasan Bangkok juga. Sesekali kita boleh bukan untuk berjalan-jalan di beberapa destinasi wisata negara tersebut ? …

Untuk kalian selaku turis atau wisatawan luar yang berkunjung ke Bangkok, pasti ingin menikmati udara segar di sana dengan memprioritaskan wisata keliling kota. Jangan salah, disini bukan sekedar jalan-jalan biasa tengok kanan kiri saja, tapi disini kalian akan menemukan banyak atraksi budaya yang menarik di kota semarak dan sangat beragam ini. Mulai dari gedung bertingkat dengan permainan lampunya sampai dengan kuil bersejarah. Disini kalian juga bisa melakukan banyak hal kok, sehingga nantinya kalian akan bingung nih menentukan mana tempat yang harus kalian kunjungi ketika sedang berada di Bangkok. 

Kalian akan melihat adanya atraksi kuno dan Modern yang selalu saja berdampingan di Bangkok – Thailand, yang mana mampu menuntun kalian dengan memastikan bahwa rencana perjalanan kalian mampu memberikan cukup waktu untuk bisa menjelajahi kedua aspek kota tersebut. Kami rasa perjalanan ke Bangkok juga belum terasa lengkap jika kalian tidak mengunjungi satu dari tempat ibadah dengan usia ratusan tahun serta adanya kunjungan ke puncak gedung tertinggi di Thailand sana. Sesekali gunakan panduan maupun Tour Guide untuk mengetahui objek wisata juga boleh kok di Bangkok. Jadi, biar makin Interaktif kalian saat sedang berjalan-jalan. 

Menelusuri Wat Arun, Wisata Bangkok Terpopuler 

Bisa kami katakan jika semua wisatawan Bangkok merencanakan sebuah perjalanan ke kawasan Wat Arun. Dimana disana terdapat sebuah kuil Hindu yang telah didedikasikan untuk Dewa Aruna. Yang mana ini menjadi salah satu Landmark paling terkenal di negara Thailand. Letak dari tempat ini sendiri persis di tepi barat dari Sungai Chao Phraya. Untuk Wat Arun sendiri sangat mudah untuk bisa dikenali atas dasar adanya Fitur yang mencolok, yakni Sebuah Menara atau disebut sebagai Prang dengan ketinggian mencapai 82 meter yang sudah dilapisi oleh Porselen dan ditutup langsung dengan Trisula 7 Cabang. 

Tempat ini sudah begitu populer sebagai Kuil Fajar, hal ini disebabkan Wat Arun mulai dibuka pukul 08.30 sampai dengan pukul 17.30. Lalu tiket masuk ke kuil juga diminta sebesar 30 Baht hanya untuk turis asing saja, dan untuk warga negara Thailand asli tidak dipungut biaya tiket alias gratis. Para pengunjung harus benar-benar merencanakan tba di Wat Arun dengan perahu untuk sekedar menikmati pemandangan dari sungai. Feri akan berangkat dari Dermaga Tha Tien di setiap 10 menitnya. Wat Arun sendiri menjadi satu dari sedikitnya kuil di Thailand yang benar-benar memperbolehkan pengunjung menaiki tangga, sehingga jika kalian tertarik maka disini kalian bisa langsung naik melalui anak tangga sempit yang ada di dalam Prang utama hanya untuk bisa menikmati pemandangan dari atas sana. 

Kawasan Wisata Wat Saket atau Gunung Emas 

Selanjutnya berkunjung ke jantung Kota Tua Bangkok. Disana kalian akan menemukan Wat Saket atau Gunung Emas dan ini menjadi salah satu kuil tertua yang ada di Bangkok. Kuil Buddha ini memiliki letak di atas bukit dan untuk bisa kalian mencapai dasar dari candi utama maka, para pengunjung harus bisa menaiki lebih dari 300 anak tangga. Disana kalian akan menemukan banyak tempat di tangga yang tertutup pohon untuk sekedar berhenti dan beristirahat sejenak. Saat sudah sampai di atas, maka kalian akan menikmati pemandangan kota dengan sudut 360 derajat yang begitu luar biasa. Dari puncak tangga, maka pengunjung bisa melihat adanya bangunan Wat Phra Kaew tepat di Grand Palace yakni ada di sebelah barat dan gedung pencakar langit atas distrik bisnis di kawasan timur sana. 

Stupa Emas dengan bentuk layaknya titik fokus dari Kompleks Candi akan dibuka untuk para pengunjung di sepanjang tahunnya dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 17.00. Lalu mengenai tiket masuknya akan dikenakan sebesar 50 baht per orangnya. Para pengunjung yang cukup beruntung untuk bisa mengunjungi Bangkok di saat bulan purnama pada bulan November, maka kalian bisa mendapatkan kegembiraan atas festival tahunan Loy Krathong. Selama minggu perayaan maka, Stupa Emas tersebut akan dibungkukan menggunakan kain merah dan dilengkapi oleh lentera warna-warni untuk bisa menghiasi dasar kuil ketika para peziarah sedang berkunjung ke Wat Saket untuk bisa memberikan penghormatan ke relik Buddha yang memang tersedia di Stupa tersebut. 

Bermain di Ayunan Raksasa Bangkok, Disebut dengan The Giant Swing 

Rupanya di Bangkok juga terdapat Ayunan Raksasa yang ternyata menjadi sebuah Landmark atas pengingat dari upacara keagamaan yang unik dann dilakukannya setiap tahun oleh umat Hindu di sana. Bangunan yang menjulang setinggi 27 meter di atas Wat Suthat telah dibangun sejak tahun 1784 dan menjadi pusat atas upacara ayunan tahunan yang berlangsung setelah panen padi di setiap bulan Desembernya. Nah selama Upacara, Rombongan dari Pria dengan kostum Khusus ini  akan berdiri di ayunan besar yang sudah tergantung di atas struktur kayu yang besar. 

Mereka ini nantinya akan menggunakan ayunannya untuk mendorong diri mereka ke udara dengan tujuan bisa meraih sekantong koin emas yang digantung di tiang mencapai tinggi 25 meter. Upacara ini bukan mengenai emas, namun lebih ke arah rekreasi simbolis saja dari kisah Asal Hindu di mana Shiva harus berdiri di puncak gunung pada saat ular berusaha untuk melepaskannya. Upacara nya ini sudah dilakukan hampir selama 150 tahun namun telah dihentikan pada tahun 1935. Hal ini diakibatkan terjadinya serangkaian kematian. Namun sampai dengan detik ini, Ayunan tersebut masih saja menjadi salah satu tempat wisata paling populer ketika kalian pergi ke Bangkok. 

Mencari Udara Segar di Taman Lumpini – Bangkok 

Kalau sebelumnya ada yang terletak di Jantung Kota Bangkok, maka kali ini letaknya sendiri ada di Jantung kawasan Komersial di Bangkok. Taman Lumpini menjadi taman yang mampu menawarkan jeda atas keramaian atau hiruk pikuk perkotaan. Taman Lumpini juga memiliki luas 142 hektar dan ini dinamakan sesuai dengan nama kota Lumbini yang ada di Nepal,  dimana tempat tersebut sebagai kelahiran dari sang Buddha. Dibuatnya atas properti kerajaan oleh Raja Rama ke VI, lalu Taman Lumpini ini pada awalnya menjadi dasar atas museum lho. Namun kembali dikembangkan sebagai sebuah taman pertama kota setelah kasus Perang Dunia ke 1. Patung Raja Rama ke VI menjadi lambang penyambut pengunjung tepat di pintu masuk taman arah barat daya. 

Taman Lumpini ini menjadi hamparan ruang publik yang terbuka dan langka di kota dengan penduduk yang sangat padat. Danau buatan yang berada persis di tengah taman sudah menjadi sorotan utamanya dan dengan menyewa perahu dayung kalian bisa menelusuri danau tersebut dan ini benar-benar mampu menyenangkan hati ketika sore tiba. Taman Lumpini sendiri sangat amat ramai pada waktu pagi hari dan sore hari ketika banyaknya orang yang memanfaatkan jalur sepanjang 2,5 Kilometer yang mana juga begitu populer untuk kalangan pengendara sepeda –  kalangan orang tua yang senang berjalan-jalan sambil mendorong kereta bayi si – dan pas untuk kalangan pelari. Taman ini juga menjadi rumah bagi perpustakaan umum, lalu adanya ruang dansa dan beberapa taman  bermain yang mengasyikkan.

bookmark_borderApakah Makanan Thailand ini ada di Indonesia ?

Indonesia memang menjadi negara yang selalu siap menyambut adanya kedatangan kebudayaan-kebudayaan luar, yang masih ramah bisa diterima oleh sebagian besar masyarakat yang ada di Indonesia. Dimana, kebudayaan ini tak jarang adalah : Musik – Pakaian hingga Makanannya sudah masuk ke dalam negara Indonesia dan mendapati menjadi kegemaran tersendiri bagi warga negara Indonesia. Sebut saja negara yang ada di kawasan Timur Tengah dan juga di Jepang. 2 negara luar ini masuk ke dalam indonesia dengan membawa cita rasa baru dari dunia kuliner. Sebut saja untuk kawasan Timur Tengah, mereka membawa cita rasa dari makanan Nasi Kebuli – Kebab – Sambosa – Roti Maryam – Nasi Biryani Baklava dan lain sebagainya. 

Lalu tak luput negara Jepang hadir di Indonesia dengan masakannya bernama : Sushi – ada Sashimi – Onigiri – Mie Udon – Kue Doraemon ( Dorayaki ) – Mochi Mochi – Takoyaki – Yakiniku – Mie Soba dan juga Ramen yang sering ada di dalam anime ini hadir di Indonesia. Maka dari itu, sangat wajar jika negara lainnya mungkin saja seperti Thailand datang ke Indonesia dengan menawarkan s128 sabung ayam maupun minuman terkenalnya di negara kita ini. 

Nah kira-kira dari apa yang nanti kita infokan di bawah ini, mana sekiranya yang sudah kalian temui atau yang sekiranya memang ada diperjual belikan di negara Indonesia ini ? jika ada, maka rekomendasikan tempat tersebut ke teman-teman kalian semua agar bisa merasakan bagaimana kenikmatan dari makanan tersebut, yang dulunya pernah kalian cicipi juga. 

Masakan Khas Thailand – Kaeng Matsaman 

Mengingat artikel sebelumnya, jika ada makanan dengan nama Kaeng bisa berarti itu adalah sebutan untuk Kari. Dimana memang benar adanya, jika menu ini membuat kari dengan cita rasa yang gurih dan diisi oleh Rempah nan lembut pastinya. Massaman atau Mussuman menjadi sebuah istilah dari negara Eropa yang benar-benar merujuk pada gagasan untuk umat muslim ( jadi halal ). 

Maka dari itu, untuk bahan makanannya sendiri menggunakan pada penyesuaian dari hukum pangan syariat Islam yakni Halal pada penggunaan Daging Sapi / Ayam / Bebek bahkan Kambing juga bisa. Bumbunya terdiri atas campuran pada kebanyakan bumbu yang berasal dari Indonesia yakni : Kapulaga hadir di dalam makanan ini, pemakaian kayu manis juga terlihat, rempah leluhur yakni Cengkeh, diberikan sedikit daun salam dan juga Pala. dijualnya sendiri dari harga Rp. 20.000 ya. Otomatis, makanan ini seharusnya ada di Indonesia. Tugas kalian hanya tinggal mencari, restoran mana yang menjual menu makanan ini ! 

Masakan Khas Thailand – Cemilan Khanom Buang 

Mentang-mentang namanya Buang, sehabis kalian beli malah nggak dimakan ? enggak begitu ya konsep dari Netizen bar-bar milik Indonesia ini wkwkwk. Jadi makanan ini menjadi Kue Leker yang begitu Khas di negara Thailand. Dimana untuk bisa membuatnya kalian memerlukan bahan dari campuran Tepung yang terbuat dari kulit telur, lalu ada Tepung Kacang Hijau, Tepung Beras , penggunaan bahan dari Telur, garam dan juga air yang sesuai dengan takaran. 

Pembuatannya mudah : kalian hanya perlu dipanaskan  diatas wajan yang memiliki bentuk pada lembaran kering. Lalu nantinya akan diisi oleh berbagai bahan tambahan seperti halnya Pisang + Coklat atau keju juga boleh persis sekali seperti kalian sedang membuat Kue Leker yang ada di Indonesia. 

Namun untuk perbedaannya adalah ada pada variasi  Khanom Buang yakni ada pada pemakaian Daging + Daun Bawang + Sayuran jika ingin mendapatkan Kanom Buang yang besar. Sedangkan yang kecil seperti isian yang sebelumnya kami katakan. Harganya cukup murah, seperti jajanan di Indonesia yakni Gorengan untuk sarapan hanya Rp. 3.000 saja per buahnya. 

Masakan Khas Thailand – Khao Mok Gai 

Sepintas kalian akan melihat makanan ini seperti nasi kuning pada umumnya, dimana sajian makanan dari negara Thailand ini diisi oleh Nasi Kuning dengan taburan bawang merah diatasnya plus ditambah adanya Ayam Goreng renyah dan nantinya akan disajikan bersama potongan ayam tersebut. Untuk cara masaknya berbeda , bukan seperti kalian memasak nasi kuning untuk syukuran, melainkan memasaknya seperti kalian memasak nasi Briyani asal Timur Tengah. Sebab, di dalamnya diberikan permainan atas rempah-rempah yang begitu banyak. 

Masakan bernama Khao Mok Gai ini memiliki saus yang sangat khusus dengan diisi oleh kandungan dari Daun Mint dan juga jahe. Selian menggunakan ayam atau bernama Gai, ada juga kok Khao Mok Moo alias penggunaan dari daging babi. Cita rasa yang diberikan begitu lezat dan telah dijual harga satuannya atau per porsinya seharga Rp. 25.000 rupiah saja. Jadi, sudah pernah ketemu belum sama makanan ini ?

Minuman Khas dari Thailand – Cha Yen 

Thai Tea atau naam asli di sana adalah Cha Yen adalah minuman yang terbuat langsung dari penggunaan : Teh + Susu + Gula yang bisa disajikan dalam keadaan panas maupun dingin. Teh yang nantinya digunakan berupa Teh Ceylon atau Teh untuk Versi Lokal yang sering disebut sebagai orang sana sebagai Bai Miang. Umumnya sebagai sebuah tambahan lainnya dengan digunakannya Air Bunga jeruk – Adas Bintang – lalu Biji Asam atau adanya penggunaan dari pewarna makanan merah dan juga Kuning. 

Rasa manis yang ada di dalam Cha Yen atau Minuman Thai Tea ini memang berasalkan dari gula asli dan tambahan pada pemakaian Susu Kental manis, dan adanya juga dari pemakaian susu Evaporasi atau susu Murni serta adanya Santan dan bisa menambah cita rasa kalian dengan balutan kelembutan di dalamnya. Harga untuk minuman ini dimulai dari Rp. 8.000, 10.000 hingga 20.000 an sesuai dari campuran yang kalian inginkan pada rasa Thai Tea kalian. Di Indonesia sendiri sudah menjamur di berbagai daerah untuk minumannya. 

Makanan Ekstrem Thailand – Hewan Serangga Goreng 

Alamak , makanan serangga Goreng rupanya disukai oleh orang-orang di negara Thailand. Walau di mata penduduk Indonesia ini menjadi makanan yang kelihatannya aneh atau tidak lazim, namun serangga goreng memiliki kandungan atas nilai Gizi yang benar-benar tinggi dan juga kaya akan protein. Umumnya serangga goreng ini akan dijadikan sebagai santapan cemilan saja atau digunakan sebagai menu pesta pernikahan disana. 

Pengolahannya sendiri dengan cara merendam serangga di dalam air dengan campuran dari garam dan juga beberapa bumbu lainnya, kemudian bisa digoreng secara garing. Serangga Goreng yang ada di negara Thailand ini memiliki berbagai macam varian seperti halnya Non Pai atau Ulat Bambu ( di Indonesia juga banyak yang memakannya ), Maeng Da atau Serangga Air ( belum pernah denger si orang Indonesia makan jenis serangga yang satu ini ), Tak ga Tan atau Belalang ( Nah Belalang sama Laron pernah makan nih wkwkwk enak ) cita rasanya , Ah MANTOEL ! Harga per porsinya adalah Rp. 10.000 saja sudah dapat serauk alias banyak beud dah … 

Makanan Sehat Thailand – Som Tum 

Jadi ini termasuk sebagai masakan atau makanan khas dari Thailand yang menyehatkan, sebab berbahan dasar dari selada pepaya mentah di tambah dengan menggunakan bumbu-bumbu agak pedas dan terbuatnya langsung dari Irisan si pepaya mentah itu sendiri. Makanan ini seperti Salad khasnya negara Thailand. Keunikan dari makanan ini adalah dengan menggabungkan adanya 5 rasa yakni : Rasa Asam dari Limau, Rasa Pedas dari Cabai, Rasa Asin dari Air Laut ( eh salah, Garam maksudnya ), Gurih pada Pemakaian Kecap Ikan dan juga Manis berkat ditambah adanya Gula Aren. 

Pengolahan Som Tum : dengan cara diulek menggunakan cobek, dan nantinya akan disajikan bersama Ketan dan juga Kai Panggang atau Ayam panggang + Bihun. Cara makannya emang enak secara langsung yakni pedas atau ditambah dengan potongan dari cabai rawit juga masih nikmat. Harga yang dikeluarkan untuk 1 porsi makanan ini hanya Rp. 15.000 saja. 

bookmark_borderMengenal Makanan Khas dari Negara Thailand – Bangkok

Kawasan Bangkok yang berada di negara Thailand sudah diketahui banyak orang, bahwa negara ini sudah masuk ke dalam salah satu destinasi wisata di kawasan ASEAN yang memang cukup ramai dan terjangkau dari segi keuangan untuk melakukan sekali wisata ke negara ini. Selain negara Singapura dan juga Malaysia, negara dengan Slogan atau Iconicnya Gajah Putih ini sangat amat diminati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia sebagai tempat untuk berlibur. 

Selain dengan memiliki banyak sekali pantai yang indah, disini kalian juga akan benar-benar disuguhkan oleh pemandangan negara yang memang penuh sekali akan banyaknya Pagoda ( Pagoda Translate dari Klenteng ) jadi sangat tidak salah jika kalian memilih negara Thailand sebagai salah satu list yang masuk ke dalam destinasi liburan, sebab disini kepuasaan dari wisata yang sangat menyenangkan bisa kalian dapatkan nantinya. 

Selain itu di dalam masalah Kuliner, Negara thailand juga tidak akan kalah dengan adanya negara-negara di kawasan Asia Tenggara lainnya. Banyak sudah makanan Khas dari negara Thailand yang begitu populer dan mungkin saja sudah sangat familiar bagi diri kita ini. Berikut ini, kami ajak kalian yang belum pernah mendatangi negara Thailand untuk bisa belajar dalam mengenai berbagai macam makanan khas dari negara Thailand. Hitung-hitung kalian Try Out mengenal makanan ini sebelum benar-benar datang ke negara tersebut ya guys. 

Menu Makanan Mango Sticky Rice 

Nasi campur mangga ? … namanya adalah Mango Sticky Rice, namun bukan dari beras sehari-hari ya. Makanan ini dihidangkan sebagai makanan penutup yang sudah populer di negara Thailand. Sesuai si dengan namanya, pembuatan dari makanan ini bukan dari nasi melainkan dari ketan dan juga Mangga. Nantinya akan ada pencampuran dari Santan yang Gurih, dengan perpaduan Gula Aren dan juga Salt sebagai penyedap. Menu yang satu ini akan dibuat lebih dahulu dari pembuatan beras ketan yang dikukus dan kemudian bisa dicampur bersama Santan + Gula Aren + Garam yang sesuai pada takaran sesungguhnya. Jangan lupa ditutup dengan irisan dari setiap potong buah mangga yang segar. 

Variasi yang biasa digunakan di dalam hidangan ini adalah Ketan Ungu dimana di campur dari Ketan Putih dan Ketan Hitam khas banget dari negara Thailand atau kalian bisa mencoba Mango ini diganti dengan buah Durian. Jadinya nanti akan memiliki cita rasa yang unik dengan campuran yang begitu Gurih – Manis dan sedikit asam ditambah kesegaran dari si Buah Mangga itu sendiri. Harganya juga terjangkau, malah lebih murah disana yakni hanya Rp. 10.000 saja per porsinya. Kalau di Indonesia yang kurang sedap saja bisa Rp. 25.000 keatas. 

Menu Makanan Paid Thai 

Menu ini merupakan sebuah hidangan dari bahan dasar Mie dan Nasi yang ditumis jadi satu. Makanannya terkenal sebagai makanan Street Food di negara Thailand. Walau dari beberapa restoran besar juga mampu menghidangkan menu makanan yang satu ini. 

Bahan dasarnya memang dari Mie Beras yang kering dan kemudian bisa digoreng bersamaan dengan bahan pokok lainnya yakni : telur dan Tahu Cincang ditambah dengan penggunaan Bumbu seperti halnya Bubur Asam – Saus Asam – Udang yang Kering – Bawang Putih dan juga Bawang Merah – Memakai Cabai Merah dan ditambahkan Gula Aren. 

Disini kalian juga bisa menyajikan menu makanan tersebut bersama Jeruk Nipis atau bersama dengan potongan dari Kacang Panjang. Adapun yang benar-benar menggunakan sayuran berbeda sampai dengan Protein Hewani yang lainnya. Mungkin sekilas kalian bisa melihat makanan ini sedikit mirip layaknya Kwetiau, namun cita rasa yang diberikan emang begitu khas sekali yakni perpaduan dari rasa Asam – Manis dan ditutup dengan rasa Asin yang gurih. Dijual untuk per porsinya seharga Rp. 30.000 jika di rupiahkan ya. 

Menu Makanan Tom Yum 

Masakan Tom Yum sendiri sudah menjadi makanan Khas dari negara Thailand yang mana menjadi sebuah olahan dari Sup yang begitu khasd ari negara Thailand  yang hangat dengan adanya citarasa Asam dan juga Pedas. Tom yum sendiri sudah sangat dikenal berupa isian dari Udang atau Daging Babi yang mana keduanya memang memiliki perbedaan sewaktu memulai untuk mengelolanya. 

Jika kalian memasak Tom Yum ini memakai Udang, maka yang akan di masukkan ke dalam Sup setelah mendidih adalah Daginbg udang. Begitupun sebaliknya, namun untuk daging babi dimasukkan sebelum air tersebut mendidih. Selain ada kedua Variasi tersebut, Tom Yam Kai ini adalah menu yang diisi oleh penggunaan dari Ayam, lalu ada varian juga Tom Yum Nam Khon yang diisi oleh Santan dan lain sebagainya. Untuk harga Tom Yum sendiri masih murah hanya sekitar Rp. 15.000 namun jika makanan ini sudah masuk ke dalam menu di salah satu restoran ternama sudah kami yakin harganya bisa mencapai ratusan Ribu rupiah di Indonesia. 

Menu Makanan Kaeng Khiao Wan 

Jika diartikan, untuk menu makanan ini berarti mendapatkan arti sebagai Kari Hijau, yang mana menjadi sebuah cirian kari yang khas dimiliki oleh Negara Thailand. Warna Hijau pada makanan kaeng Khiao Wan sendiri diambil dari Cabai Hijau yang mana memiliki citarasa jauh lebih pedas dibandingkan dengan adanya kari merah. Selain cabai Hijau bahan yang digunakan juga ada Santan + Gula Aren + adanya pemakaian Pasta Hijau + Kenikmatan dari Saus Ikan. 

Terkadang untuk bahan lainnya seperti terong dan buah bisa ditambahkan dalam menu masakan ini. Sedangkan untuk penggunaan dari Pasta Kari Hijau ini dari racikan bumbu-bumbu – penggunaan pada Biji Jintan – pemakaian Pasta Udang serta ditambah garam agar ada rasanya yang semua akan digoreng menggunakan Krim Kelapa. Umumnya masakan ini akan disajikan bersama dengan Nasi / Mie / Daging Ayam / Daging Sapi / Roti. harganya hanya Rp. 20.000 per porsinya. 

Menu Makanan Kaeng Phet 

Tadi adalah Kari Cabai Hijau, maka untuk saat ini ada Kari Cabai Merah. Dimana dibuatnya pada pencampuran bahan yakni bumbu Kari Merah + penggunaan Santan Kelapa + berbagai campuran daging yang ada. Bumbu kari secara tradisional ini akan dibuat dengan cara kalian haluskan dan kalian tumbuk menggunakan ulekan Tradisional bernama Cobek. 

Untuk bumbu dari Kari Merah umumnya akan terdiri daripada campuran Cabai Merah Kering , lalu penambahan dari penggunaan Bawang Putih dan juga Bawang Merah, adanya Lengkuas + Terasi + Garam + Jintan Putih + Penyedap rasa pedas dari Lada dan berbagai bahan lainnya menyusul di dalam resep makanan yang satu ini. 

Sedangkan mengenai pengolahannya, setelah nantinya ditumbuk dengan halus maka kemudian kalian akan memasaknya di dalam wajan menggunakan minyak Goreng dan juga Santan Kelapa. Kaeng Phet sendiri memiliki citarasa yang begitu pedas dan juga kaya akan rempah-rempah dengan harga Jualnya dimulai dari Porsi Rp. 20.000 per porsinya. 

Kami himbau untuk kalian para Muslim yang sedang berwisata atau melakukan Liburan dan mencari wisata Kuliner di Thailand, untuk bisa melihat-lihat bahan yang digunakan benar-benar halal atau tidak untuk kalian. Sebab, karena penduduk di Thailand sebagian besarnya adalah beragama Buddha dan Hindu. At Least, ada ekstrak Babi pasti di dalam makanan kalian tanpa sepengetahuan kalian nantinya.

bookmark_borderRekomendasi Harga Makanan di Thailand

Ternyata harga makanan di Thailand lebih murah dibandingkan harga makanan yang ada di Indonesia! . Jika anda punya rencana liburan ke Negeri Gajah putih tersebut anda harus tahu harga makanan di Thailand dan oleh oleh khas Thailand yang nantinya wajib anda bawa pulang. Thailand memang merupakan salah satu dari Negara yang ada di Asia, menjadi salah satu tujuan wisata yang populer. Hal tersebut terbukti dengan jumlah pengunjung ke negara tersebut selalu meningkat pada setiap tahunnya. Jutaan turis datang mengunjungi Thailand untuk dapat menikmati keindahan alam dari negara yang memiliki mempunyai sebutan Negeri Gajah Putih tersebut. Beberapa Kota yang ada di Thailand juga menjadi favorit bagi para wisatawan, diantaranya : Bangkok, Chiang Mai, dan Pattaya.

Rekomendasi Harga Makanan di Thailand

Destinasi wisata yang menarik dan juga biaya hidup yang tergolong cukup murah menjadi sebuah daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Kemudian tingkat ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan Indonesia, membuat harga kebutuhan pokok yang ada di Thailand lebih mahal. Hal ini juga berlaku untuk harga dari beberapa makanan di Thailand. Setiap rupiah yang nantinya anda keluarkan untuk satu kali makan saat di Indonesia, bisa juga mendapatkan yang sama di Negara Gajah Putih tersebut.

Jadi anda nantinya tidak perlu khawatir dengan harga makanan di sana. Namun hal yang perlu untuk diperhatikan bagi para wisatawan yang beragama Islam, anda nantinya harus sedikit berhati-hati saat memilih berbagai makanan. Meski anda sudah mengetahui harga makanan tersebut, sebaiknya anda juga memperhatikan kehalalan dari makanan tersebut. Agar nantinya bisa mempersiapkan berapa biaya yang harus anda siapkan untuk berlibur ke Thailand.

Mencicipi Makanan populer di Thailand

Thailand sendiri adalah negara yang memiliki banyak jenis makanan khas yang tentunya harus anda cicipi ketika mengunjungi negara ini. Beberapa makanan tersebut seperti tom yum goong atau sebuah udang pedas. kemudian ada som tam atau dikenal dengan salad pepaya hijau dengan cita rasa pedas, tom kha kai ataupun juga makanan sejenis opor ayam dengan kuah santan putih. Selain itu ada juga makanan gaeng daeng atau sejenis makanan kari merah, pad thai atau mie goreng yang dimasak dengan menggunakan bumbu khas Thailand, dan juga masih banyak lagi jenis makanan lainnya yang bisa anda nikmati ketika mengunjungi Negara Seribu Pagoda tersebut.

Kemudian jika anda mengunjungi Bangkok anda juga bisa menikmati aneka jenis makanan yang dijajakan oleh para pedagang yang di kawasan street food, berbagai kedai makanan dan juga restoran seafood. Harga yang ditawarkan di tempat ini juga sangat bervariasi tergantung tempat anda membeli makanan tersebut. Misalnya saja untuk tom yum goong, anda hanya perlu membayar dengan harga di bawah 100 THB atau setara dengan Rp 45.000,- jika membelinya di kedai atau street food.

Sedangkan jika anda membelinya di sebuah restoran, maka harga makanan di Thailand tersebut akan lebih mahal yaitu lebih dari 100 THB. Bahkan ada beberapa juga restoran tom yum goong yang mematok harga 500 hingga 1000 THB atau sekitar Rp 200.000,- hingga Rp 450.000,-. Harga ini mungkin sedikit wajar jika dilihat restoran tersebut adalah restoran terbaik yang ada di Bangkok.

Kemudian untuk harga satu porsi som tam yaitu sekitar 35 THB atau setara dengan Rp 15.000,- jika anda membelinya di Bangkok. Maka jika anda membeli som tam di Kota Krabi, anda harus mengeluarkan biaya yaitu sekitar 60 THB atau yang setara dengan Rp 26.000,-. Sedangkan jika di daerah Rayon dan Si Sa Ket anda nantinya harus mengeluarkan uang yaitu sebesar 55 THB dan juga 35 THB untuk dapat menikmati makanan sejenis salad khas Thailand tersebut.

Oleh-oleh khas dari Thailand lainnya yang nantinya bisa anda coba adalah Pejoy. Pejoy sendiri merupakan salah satu oleh oleh khas Thailand yang nantinya wajib anda bawa pulan. Jenis snack yang terlihat mirip dengan jajanan pockie ini berisi coklat khas Thailand di dalamnya. Namun jika anda bukan salah satu penyuka coklat, masih ada rasa lain yang nantinya bisa anda cicipi karena ada banyak sekali varian rasa yang bisa anda coba. Misalnya saja seperti rasa matcha yang menjadi rasa favorit bagi beberapa orang. Setelah anda nantinya puas mencicipi makanan populer yang ada di Thailand anda nantinya bisa melanjutkan liburan dengan mengunjungi kawasan Siam Niramit Bangkok untuk menikmati berbagai pertunjukan yang spektakuler.

Menikmati Jajanan Street Food

Menjelajahi kota Bangkok tentunya tidak akan afdol jika nantinya anda tidak mampir dan menikmati berbagai macam jajanan street food. Karena Bangkok memiliki banyak sekali street food yang menyediakan aneka jenis jajanan murah. hal ini mungkin juga sudah tidak asing karena Indonesia juga memiliki banyak sekali jajanan pinggir jalan. Kemudian selain berbagai macam cemilan, nantinya anda juga akan bisa menemukan berbagai jajanan nasi dan lauk pauk di tempat tersebut.

Harga makanan yang ada di Thailand terdiri dari nasi, sayur, dan juga daging yaitu sekitar 30 THB hingga 50 THB atau setara dengan Rp 13.000,- hingga Rp 22.000,- saja. Kemudian untuk satu porsi dengan ukuran yang lebih besar dengan pilihan lauk lebih beragam, harga yang akan ditawarkan yaitu sekitar 60 THB hingga 200 THB atau setara dengan Rp 26.000,- hingga Rp 90.000,-.

Namun jika anda adalah orang yang menyukai berbagai masakan tumis yang terdiri dari mie dan beras atau pad thai anda harus mengeluarkan uang yaitu sekitar 30 THB atau 40 THB atau yang setara dengan Rp 13.000,- hingga Rp 18.000,- saja. Hal ini nantinya akan berbeda jika anda membeli pad thai di kawasan wisata tersebut, karena harganya bisa lebih mahal yaitu bisa sekitar 50 THB. Kemudian untuk makanan street food lainnya di tempat ini juga akan lebih mahal yaitu antara 15 THB sampai dengan 100 THB atau setara dengan Rp 7.000,- sampai dengan Rp 45.000,-.

Mengunjungi Khao San Road

Siapa dari anda yang tidak mengenal Khao san Road? Tempat yang satu ini merupakan salah satu tempat wisata yang ada di Bangkok untuk para Backpacker. Jadi jika anda nantinya berencana untuk traveling ke Bangkok maka tidak ada salahnya jika anda bisa mengunjungi Khao San Road ini. Ada banyak hal di tempat ini yang nantinya bisa anda temukan, misalnya saja seperti penginapan dan penginapan dengan harga yang ramah di kantong. Kemudian ada banyak sekali warnet, agen perjalanan, toko buku, restoran dan juga berbagai macam hal lain yang nantinya bisa anda temukan di tempat ini. karena bisa dibilang Khao San Road ini merupakan sebuah kawasan Malioboro milik Thailand.

Untuk masalah harga makanan yang ada di Thailand traveler nantinya tidak perlu khawatir karena di sini anda akan dapat membeli satu piring makanan khas Thailand dengan minuman dingin bersoda dengan harga sekitar 100 THB atau yang setara dengan Rp 45.000,- saja. Hal ini masih dibilang cukup wajar karena tempat ini merupakan salah satu tempat populer yang ada di Bangkok.

Sekian itulah beberapa jajan dan rekomendasi harga makanan yang ada di Bangkok. Jika anda berencana menghabiskan liburan di Bangkok, tidak ada salahnya untuk berwisata kuliner di sana. Namun perlu anda ingat anda bisa memilih kawasan street food jika ingin harga makanan yang lebih ramah di kantong dan jika anda ingin menikmati makanan dengan cara berkelas, anda dapat mengunjungi beberapa restoran terkenal yang ada di Bangkok.Rekomendasi Harga Makanan di ThailandRekomendasi Harga Makanan di ThailandRekomendasi Harga Makanan di Thailand.

bookmark_borderDestinasi Street Food Maknyus di Thailand

Selain Bangkok yang ramai dikunjungi oleh para turis, berbagai destinasi lain yang ada di Thailand juga punya berbagai pasar dengan jajanan yang sangat lezat. Jajanan yang enak dan pastinya dijamin akan membuat siapa saja nantinya bisa ketagihan. Berbagai macam kuliner khas Thailand tidak hanya dijual di dalam restoran mahal saja, banyak juga dari berbagai jajanan khas kaki lima yang rasanya tidak kalah lezat. Seperti halnya mango sticky rice, pad thai, sate seafood bahkan juga berbagai olahan serangga. Wisata kuliner menikmati street food di Thailand pun bisa menjadi salah satu pelengkap liburan di sana.

Destinasi Street Food Maknyus di Thailand

Salah satu yang paling mengasyikkan ketika nantinya anda mengunjungi tempat baru adalah mencicipi berbagai makanan rakyatnya. Jika ada kesempatan untuk main ke Thailand, maka jangan lupa untuk menjelajahi jalanan di lingkungan street food yang selalu ramai oleh para pengunjung. Di mana anda juga bisa sekaligus hunting street food dengan berbagai harga yang murah, enak, dan juga aman? Bangkok adalah kota yang wajib anda datangi untuk hunting street food.
Mulai dari Phuket hingga dengan Pattaya, semuanya sudah menyediakan beragam makanan enak yang harganya sangat ramah di kantong. Berikut ini adalah rekomendasi street food di bangkok.

Phuket

Salah satu dari lokasi yang digunakan untuk berjualan aneka jajanan. Di Phuket sendiri merupakan sebuah kawasan yang lokasinya berada di depan Bangla Boxing Stadium, Kathu. Ada sebuah area besar terbuka yang diisi dengan berbagai warung makanan. Menu yang disajikan kebanyakan adalah olahan seafood segar, karena memang di daerah tersebut adalah daerah pesisir, tapi di tempat ini juga tersedia berbagai jajanan manis.

Tersedia sate seafood gurita dan juga cumi-cumi, pancake pisang serta juga mango sticky rice yang pastinya sangat wajib untuk dicoba. Harga jualnya di tempati ini kebanyakan sekitar 40 Baht (Rp 15 ribu). Pasar ini sendiri buka sore hari sampai dengan tengah malam dan jika akhir pekan, biasanya jam buka akan lebih lama.

Chiang Mai

Bergeser ke Chiang Mai, di tempat ini paling tidak ada lima lokasi pasar yang menjual berbagai street food enak. Kelimanya yaitu Chang Pheuak gate, Pasar Minggu Wat Sam Phao, Chiang Mai University, Huay Tung Tao dan juga Pasar Warorot. Kebanyakan dagangan yang ada di tempat ini merupakan makanan otentik yang ada di Thailand. Kios-kios di tempat ini nantinya akan berjajar rapi dengan nuansa Thailand.

Warga lokal dan juga para turis akan berbaur menjadi satu untuk saling mencicipi kuliner yang ada di ana. Seafood, daging, sayuran, makanan manis, dan juga berbagai macam bahkan camilan khusus vegetarian semuanya akan tersedia di tempat ini dan anda bisa memilih apa saja sesuka hati.

Pattaya

Jika anda ke Pattaya dan anda ingin mencoba berbagai wisata kuliner, paling asyik nantinya anda ke Pasar Malam Thepprasit. Lokasinya sendiri di sekitar Jalan Sukhumvit, yang jaraknya tidak jauh dari Outlet Shopping Mall. Pasar malam tersebut selalu dipadati oleh turis setiap dari sore hingga tengah malam pada hari Jumat sampai dengan hari Minggu. Kios permanen di tempat ini akan dibangun lengkap dengan meja dan juga dengan berbagai kursi jika ingin makan di tempat.

Jajanan yang tersedia di tempat ini juga sangat lengkap, ada mie, jus buah segar, macam-macam olahan seafood. Selain makanan, pakaian, DVD, make up, serta berbagai barang elektronik juga dijual di Thepprasit. Sebaiknya jika anda ingin berkunjung ke tempat ini, datanglah lebih awal. Saat hari mulai larut nantinya akan sangat sulit mencari tempat duduk kosong untuk menyantap makanan.

Krabi

Di Krabi adalah tempat berburu street food asyik, tempat ini pasar malam yang ada di jalan Maharat dan satu lagi berada di jalanan Khong Kha. Untuk pasar malam yang berada di Jalan Maharat di sebut-sebut sebagai yang paling lengkap dan juga terbaik di Krabi. Kios makanan berjejer rapi dan menjual berbagai makanan seperti : pad Thai, sup, kari, kerang hingga berbagai macam aneka dessert.

Jika anda sudah menjajal pasar malam yang pertama, maka tidak ada salahnya jika anda mencoba juga street food di Jalan Khong Kha. Lokasinya sendiri dibuat seperti food court di ruangan terbuka. Banyak restoran-restoran sederhana dengan berbagai meja dan kursi plastik di dalamnya.

Surat Thani

Pasar malam di Surat Thani mungkin tidak sebesar dengan pasar yang terdapat di daerah lainnya di Thailand. Tetapi suasana yang di hadirkan di pasar ini tidak terlalu padat dan dagangannya di jual di tempat ini juga tidak kalah oke. Pasar malam yang satu ini menjual kuliner lokal yang bisa ditemukan di Jalan Na Muang, Talat, Mueang Surat Thani.

Pasar ini lokasinya tidak jauh dari tepi laut. Nantinya anda juga bisa memesan berbagai macam jajanan, bisa untuk makan di tempat atau pun untuk dibawa pulang. Jika sudah jajan di sini dan dirasa anda masih lapar, di dekatnya juga terdapat beberapa restoran yang menjual berbagai macam makanan berat.

Selain makanan, di tempat ini para wisatawan juga bisa sekaligus belanja oleh-oleh karena banyak pedagang kaos, sepatu, tas serta juga kosmetik. Harga yang ditawarkan di tempat ini tentunya bisa ditawar, apalagi jika anda nantinya akan belanja dalam jumlah cukup banyak.

Charoen Krung dan Bangkrak

Petualangan wisata kuliner di Thailand selanjutnya berada di kawasan ini. Yang merupakan jalanan dengan sisi kanan kiri yang dipadati dengan asap mengepul yang ada dari berbagai jajanan yang sedang di masak di tempat ini. Untuk anda yang sedang diet, sebaiknya anda tidak melewati jalanan ini karena begitu anda masuk, anda akan mencium berbagai aroma yang lezat.

Aroma-aroma seperti halnya bawang goreng, bebek panggang, berbagai macam mie goreng, dan juga aroma dari segar buah-buahan segar selalu menjadi setan penggoda bagi siapa saja yang lewat jalan ini. Di salah satu pojokan jalan ini anda juga bisa menemukan berebagai restoran yang menawarkan menu vegetarian, restorannya bernama Tien Sin tersebut sudah sangat terkenal.

Sriyan Market

Di kawasan jalan Nakhon Chaisi terdapat dua pasar yang sangat legendaries, yaitu Ratchawat dan juga Sriyan Market. Di Ratchawat, anda nantinya bisa menemukan berbagai macam restoran street food Thailand dengan berbagai harga yang murah dengan sajian utamanya adalah bebek panggang, berbagai dengan daging sapi Kobe.

Sedangkan di kawasan Sriyan Market anda bisa puas memanjakan lidah dan juga perut anda dengan berbagai macam masakan seperti kari, dan juga berbagai macam jajanan snack ala Thailand. Beragam jajanan yang disarankan di sini seperti tom yam goong, aneka salad, buah, berbagai snack lezat. Lokasinya yang juga dekat dengan pusat kota Bangkok sehingga akan mempermudah siapa saja yang tak ingin jauh dari pusat kota.

Nah demikian itulah beberapa kawasan street food yang sangat terkenal di Thailand. Jika anda mengunjungi Thailand rasanya akan kurang lengkap jika anda tidak mengunjungi beberapa kawasan street food yang menyediakan makanan lezat dan unik, pastinya hal tersebut akan menjadi sebuah pengalaman yang tidak akan terlupakan untuk anda.

bookmark_borderSurvei Oleh-Oleh Khas Thailand di Pasar Tradisional Ini (2/2)

Masih masuk lanjutan artikel keduanya nih guys. Jika pertama kali sudah memberikan sedikit rekomendasi pasar tradisional atau pusat perbelanjaan yang ada di Indonesia pada artikel sebelumnya, maka disini kami akan melanjutkan sedikitnya terusan dari pasar tradisional yang ada di negara Thailand tersebut. Dimana, masih ada 3 pasar tradisional atau pusat perbelanjaan yang harus kalian ketahui ketika kalian datang menginjak kan kaki di negara tersebut. Dimulai dari The Platinum Fashion Mall, Pratunam Market Bangkok, Chatuchak Weekend Market bisa kalian temui dengan mudah dari alamat dan rute yang kami berikan. 

Kira-kira untuk kalian yang sudah pernah ke Thailand Bangkok, pusat perbelanjaan bangkok mana yang sudah kalian kunjungi ? … kalau mimin sendiri sudah pernah ke  Pratunam Market Bangkok yang diisi dengan surganya fashion. Bagaimana tidak ? mimin datang disana bisa membeli semua keperluan sehari-hari dalam bentuk Fashion. Seperti Celana Jeans, lalu Hotpants, ada juga Kaos atau T-Shirt yang benar-benar puas memanjakan mata serta kantong tidak akan kempes kok. Harga untuk Jaket yang biasa dikenakan dalam film Dilan Milea saja murah lho,.. Kalau dalam Bath nya mimin lupa tapi mimin ingat harganya di Rupiahkan kurang dari 50.000 lho. Sungguh, Tanah Abang KW bisa kalian temukan di Bangkok – Thailand. 

Daripada berlama-lama, langsung saja kalian simak pusat perbelanjaan mana lagi yang bisa kalian cari sesaat sesudah sampai di Thailand. Check This Out …. !

Barang Jualan di Asiatique The Riverfront 

Informasi Alamatnya : ada di nomor 2194 Charoenkrung Rd – Krung  Thep Maha Nakhon 10120 – Thailand. Umumnya tempat ini selalu dibuka sejak pukul 17.00 hingga  24.00 tengah malam di wilayah sana. Jauhnya kalau di Indonesia ini menjadi pasar malam yang megah nan mewah tampilannya. 

Barang Jualan di sana – di Asiatique The Riverfront yang menjadi sebuah lokasi sbobet login yang sangat amat disukai dengan jenis barang jualan yan cukuplah bervariasi serta menarik bagi para penduduk lokal dan juga tusi yang khususunya kebanyakan berasal dari Indonesia. Ada banyak sekali butik yang bisa kalian temui, atau setidaknya terdapat beberapa kios yang menjual berbagai macam jenis aksesoris, lalu perhiasan, cinderamata, Fashion dan yang lainnya jauh lebih mirip uang traveler ini cari di Bangkok. Misalnya saja seperti Oleh-oleh yang memang sangat khas Bangkok yakni Pernak Pernik, Snack, Celana Sarong, Souvenir dan lainnya yang masih menjadi ciri khas dari negara ini. 

ASIATIQUE RIVERFRONT BANGKOK | Grand Sukhumvit Hotel Bangkok

Tak hanya sampai situ saja, kawasan untuk berbelanja ini akan membuka beberapa outlet yang memang sangat khusus mengenai gadget  kekinian dengan model yang sudah langsung terbaru dari agen pemegang merek Handphone terkenal dan bisa memberanikan diri dalam membuka layanan mereka di Asiatique. Jadinya, jika kalian memang ingin menikmati hidangan juga bisa langsung dengan bersebelahan di tepi sungai serta bisa membuat suasana menjadi jauh lebih berbeda seperti halnya Seafood, ada juga makanan Western, dan tentunya berbagai macam makanan khas dari Thailand. Tidak ketinggalan, disini juga masih menyimpan banyak sekali tempat makan Fast Food dengan berbagai macam pilihan. 

Selain itu, kalian mampu menemukan beberapa keunikan lainnya seperti pertunjukan Khas Thailand dan bisa kalian lihat langsung dan ikut serta menjadi penonton yang ada. Lalu di tempat ini menjadi tempat yang memang baru dalam dunia pertunjukan serta jauh lebih sering bertemakan tentang negara Thailand dan sudah hadir dengan tempat yang jauh lebih representatif bagi seluruh traveler di dunia. 

Rute ke “ Asiatique the Riverfront Bangkok Thailand “ : seperti biasa, kalian naik saja Skytrain ke Stasiun Saphan Taksin. Jika sudah, maka kalian bisa keluar dan menuju ke Dermaga Sathorn Pier yang tersedia Armada Shuttle Boat khusus menuju ke lokasi dan berjalan selama kurang lebih 10 menit saja. 

Barang Jualan di MBK Center 

Informasi Alamatnya : di Phayathai Rd – Krung Thep Maha Nakhon 10330 Thailand. Dengan jam bukanya sendiri di pukul 10.00 sampai dengan pukul 22.00 waktu setempat. 

Barang Jualan di sana – selain Souvenir, rupanya di tempat ini kalian bisa menemukan banyak sekali Gadget, lalu Elektronik, Fashion, Barang-barang dengan jenis bahannya kulit, lalu kamera, ada juga peralatan listrik dan hampir semua barang elektronik bisa dengan mudah kalian cari di tempat yang satu ini. Harga murah, barang lengkap, menjadi andalan dari MBK Center di negara Thailand ini. Lokasinya juga masih mudah kalian temui kok, jadi jangan takut kesasar di negara orang ya guys. 

The complete 2016 Guide to the best shopping malls and markets of Bangkok | Bangkok shopping, Bangkok tourist, Thailand travel

Menurut catatan sejarah, untuk MBK Center ini telah dibuka sejak tahun 1986 sebagai salah satu spot terbaik untuk kalian cuci mata dan juga pedagang bisa membeli barang dengan cara menawar untuk mendapatkan potongan harga yang jauh lebih murah jika kalian membelinya juga dengan jumlah yang banyak. 

Sebagai suatu pusat dari kota, pastinya penting sekali adanya denyut nadi ekonomi negara Thailand ini sudah sangat mudah terkoneksi dengan semua transportasi penting sehingga dari para traveler yang ada di seluruh Indonesia tidak perlu khawatir karena memang semua tempat ini diketahui oleh orang-orang di luaran sana. Ada juga hal yang penting di MBK Center yakni tersedianya Food Court tempat makan yang mana masih ada di dalam satu gedung yang menyediakan aneka menu masakan Western, Thailand, sampai dengan Asia sehingga pilihan ini harus tetap Halal demi mensejahterakan para traveler yang beragama Islam atau Notabene adalah orang Muslim. 

Rute ke “ MBK Center “ : sebelumnya mau memberikan info saja, tempat ini ada di sebelah persimpangan Payhunam dan persis sekali diseberang Siam Discovery Center. Lalu kalian naik saja Skytrain dan turunnya di National Stadium. Kalian langsung saja terhubung dengan jembatan yang menuju ke MBK Center. 

Barang Jualan di Amarin Plaza 

Informasi Alamatnya : di nomor 496 – 502 Ploenchit Road , Kawasan Lumpini – Pathumwan Thailand 10330. Dan untuk jam bukanya sudah sejak pukul 09.00 hingga 21.00 waktu setempat. 

Sedikit bermain memori saja, disini kami akan beritahu ulang tentang Amarin Plaza. Kami yakin betul, sebagian dari kalian sang traveler yang berasal dari Indonesia akan sangat asing atau kurang familiar sekali mendengar nama tempat yang satu ini. Namun yang boleh kalian ketahui saat ini, ternyata Amarin Plaza menjadi lokasi untuk berdagang berbagai macam barang Fashion alat-alat Thailand seperti : Kain Sutra Khas dari Thailand dan sudah banyak sekali dijumpai. Harga yang diberikan juga murah dan bisa kalian dapatkan dengan harga kurang lebihnya sekitar 300 THB saja. Kalau mau dirupiahkan, 3 THB ini menjadi IDR. 100.000 rupiah saja. Untuk bisa memastikan barang ini bagus atau tidaknya, maka kalian bisa saja melakukan komparasi di beberapa Kios toko dan juga bisa langsung bandingkan pada tiap motif dan harga sehingga nantinya bisa juga didapat sesuai dengan selera dari karakter yang kalian miliki. 

Amarin Plaza Bangkok - Shopping Mall in Chidlom

Tak sampai disitu saja, mengenai kebutuhan lain juga masih tersedia di tempat ini. Yang kami maksudkan disini seperti : FURNITURE, ALAT KESEHATAN, JENIS KOSMETIK. 3  kebutuhan ini bisa dengan mudah kalian temui ketika sampai di Amarin Plaza. 

Rute ke “ Amarin Plaza “ : kalian masih sama menaiki Skytrain dan langsung berhenti di ChirLomd. Mall yang kalian tuju akan benar-benar terlihat ketika kalian sampai di luar stasiun tersebut. 

Setelah kalian mengetahui semua tempat dan barang apa saja yang bisa kalian jumpai, ingin rasanya buru-buru melakukan traveling lagi bukan ? yuk semuanya do’a bersama-sama saja semoga Coron hilang dan bumi pertiwi di setiap negara sehat kembali.

bookmark_borderSurvei Oleh-Oleh Khas Thailand di Pasar Tradisional Ini

Kita semua tahu, oleh-oleh Bangkok yang terdapat di Thailand sudah menjadi sebuah incaran atau kesukaan bagi para traveler dimanapun mereka berada, termasuk para traveler yang ada di Indonesia. Semua pasar Tradisional yang ada di Thailand selalu menjadi suatu hal yang sangat amat hangat dibicarakan pada forum diskusi Backpacker. Termasuk lagi untuk oleh-oleh dari Thailand yang terpusatkan di Bangkok dan juga semuanya ada khasnya masing-masing. Misalnya saja seperti : Coklat, lalu Pernak pernik, Snack, ada juga Celana Sarong, berbagai macam Souvenir, sampai sepatu yang dengan mudah kalian temukan disana. Sebagai salah satu hadiah khusus yang kalian berikan ke kerabat, saudara, keluarga, kekasih, rasanya sangat amat wajib jika kalian beli langsung di pasar Tradisional yang ada di Bangkok – Thailand. 

Sebelum benar-benar disini kalian melakukan adanya pembelian oleh-oleh Bangkok ini alangkah baiknya memang mengetahui adanya beberapa informasi penting jika dirasa kalian berada di Thailand sebagai tempat, untuk menghabiskan liburan cuti tahunan dan menjadikan Bangkok tempat surga belanja bagi kalian yang memang menyukai Shopping sebagai cara terakhir untuk menghabiskan adanya waktu di pusat kota ini. 

Memang untuk negara Thailand sendiri sudah dikenal sebagai negara yang mana mampu dalam menyuguhkan lengkap wisata yang ada disana dan dimulai dari Objek Wisata Alam, Wisata Kuliner, Wisata Budaya, sampai pada konsep Wisata belanja juga ada. Jadi, dalam hal ini kalian harus benar-benar siap kemanapun harus pergi melangkah. Dan kesempatan kali ini kami akan mengulas kembali pasar tradisional di Thailand yang mungkin sudah kalian lihat di beberapa artikel sebelumnya. Namun, kali ini kami akan bahas barang apa saja yang diperjual belikan disana. Untuk itu, yuk langsung cek informasinya di bawah ini. 

Barang Jualan di The Platinum Fashion Mall 

THE PLATINUM FASHION MALL | Grand Sukhumvit Hotel Bangkok

Informasi Alamat : di 644 / 3 Phetchaburi Rd – Krung  Thep Maha Nakhon 10400 Thailand. 

Jenis Barang Jualan di sana – ini merupakan Mall yang menjadi pusat destinasi wisata untuk Shopping atau berbelanja yang sangat amat terkenal. Bagi produk Fashion kekinian, disini ada mulai dari Made In Korea, Jepang, Hongkong dan juga dari Eropa yang semuanya bisa kalian temui di sana. Tak hanya itu, dari kelengkapannya sendiri Mall ini sudah sangat amat terasa karena memang membutuhkan adanya keadaan zaman saat ini yang sudah sangat terbiasa terlihat dari toko-toko dan kios toko lainnya sampai dengan butik menggelar dagangannya yang sesuai pada  kualitas beserta harganya. Jenis barang yang mudah kalian temui adalah : Sepatu, Fashion, Tas, Aksesoris, dan masih banyak lagi jenis yang lainnya. 

Tak sampai disitu saja, untuk keperluan dari Mode ini bisa membuat kalian sangat amat terpesona dan kekinian banget untuk terlihat dari beberapa Display Toko yang ada. Lalu, untuk Gaya bagi anak-anak akan terpenuhi dari beberapa toko yang mana mampu dalam menyediakan beberapa jenis barang spesifik dengan Topi, Tas Tangan, lalu ada Sepatu Anak, Ikat Pinggang sampai pada aksesoris untuk bergaya juga tersedia sangat banyak disana. 

Apapun yang memang benar-benar kalian butuhkan di tempat ini, dari ujung kepala sampai ujung kaki akan mudah kalian dapatkan. Masalah harga ? kalian tidak perlu khawatir dalam masalah ini. Karena, untuk harga akan ada potongan diskon dimulai dari 10 hingga 30% dari setiap barang yang sudah ditentukan oleh toko tersebut. Masalah harga awal si, normal saja seperti negara Indonesia. 

Rute ke “ The Platinum Fashion Mall “ : Naik langsung Skytrain – > ChidLom, jika sudah sampai di stasiun tersebut, maka kurang lebih 6 menit bisa menuju ke Kompleks di kawasan Ratchaprarop. Mall nya sendiri sudah terlihat sangat jelas dari tempat ini. 

Barang Jualan di Pratunam Market Bangkok 

Pratunam Night Markets in Bangkok

Informasi Alamat : ada di 869 / 15  Ratchaprarop Rd – Khet  Ratchathewi, Krung Thep Maha Nakhon 10400 Thailand. Dibukanya mulai pukul 10.00 – 21.00 waktu setempat. 

Jenis Barang Jualan di sana – banyak sudah para pedagang asal Thailand yang berdagang disini dengan memiliki jenis barang hampir sama, namun tetap memiliki perbedaan dari jenis dan juga mode yang dijual. Masing-masing dari penjual ini akan memberikan jenis dagangan yang mereka miliki dan nantinya kalian sebagai pengunjung boleh sekedar mampi membeli buah tangan di toko yang mereka jajakan ini. Barang-barang yang sering kali ditemukan seperti : Jeans, T-Shirt, Busana-Busana Fashion, Kaos, dan masih banyak lagi jenis yang lainnya. Rata-rata masalah barang yang dijual sangat amat memiliki keunikannya masing-masing. Aksesoris yang ada juga sangat variatif dengan harga grosir jauh lebih baik dan bisa mempesona pada traveler yang ada di Indonesia tidak hanya berbelanja di Tanah Abang saja jadinya. 

Harga grosiran yang ada di pasar Tradisional ini memang bisa sangat mudah kalian temukan. Sebelum benar-benar mendapatkan harga yang pas, maka ada baiknya kalian melakukan Komparasi dari beberapa toko yang mana hampir sama saja dengan jenis barang yang ada. Namun dalam hal ini kalian jangan terlalu fokus masalah harga saja jika memang ingin mendapatkan adanya jenis barang yang sudah sangat unik di salah satu toko yang ada. Karena pada dasarnya, tidak semua toko mampu menyediakan barang yang sama. Jadi harus benar-benar sangat smart sekali dalam melakukan Komparasi  harga jika memang sudah menemukan adanya barang yang sudah langsung mengena di hati dan ada baiknya lakukan harga deal ke penjual dari barang tersebut. Ada baiknya, kalian membeli barang yang ada di sana 1 Jam sebelum Tutup dan 1 Jam sesudah Buka. 

Rute ke “ Pratunam Market “ : kalian naik langsung saja Skytrain di Stasiun Ratchathewi. Dan kurang lebih sesudah sampai kalian bisa berjalan selama 15 menit menuju langsung ke Pratunam Market. 

Barang Jualan di Chatuchak Weekend Market 

CHATUCHAK WEEKEND MARKET | Grand Sukhumvit Hotel

Informasi Alamat : ada di 587 / 10 Kamphaeng Phet 2Rd, Khwaeng Chatuchak, Krung Thep Maha Nakhon 10900 Thailand. Jam buka diikuti harinya seperti : Sabu sampai Minggu dari jam 09.00 hingga 18.00, lalu untuk Jum’at dari 18.00 sampai pukul 24.00, dan terakhir Rabu sampai Kamis yakni dari pukul 07.00 hingga 18.00 waktu sekitar Thailand. 

Jenis Barang Jualan di sana – barang-barang di pasar yang satu ini memang banyak sekali di Incar. Misalnya saja barang yang dicari oleh para Traveler adalah : Aksesoris, T-Shirt, Sepatu, Snack, Celana Sarong sampai beberapa kain khas dari negara tersebut. Tak ayal, begitu ramai untuk tempat yang satu ini. Harga yang dihadirkan oleh toko-toko yang ada di sana juga terhitung murah jika kalian benar-benar, bisa melakukan komparasi harga dari pedagang sebelah disana. 

Rute ke “ Chatuchak Weekend Market “ : sama saja dengan kalian naik Skytrain ke Stasiun Mo Chit dan keluar langsung melalui pintu EXIT 1 ya. Jika sudah melihat langsung lokasi dari pasar yang akan benar-benar membius kalian maka segeralah untuk belanja atau langsung saja kalian turun di Stasiun Chatuchak Park keluar dari pintu EXIT 1. 

Gimana nih para traveler dan para Backpacker ? diatas tadi masih tergolong sedikit lho kami berikan referensi kalian ketika ingin berbelanja berbagai macam oleh-oleh di pasar Tradisional negara Thailand. Ingin tahu berapa banyak lagi rekomendasi yang kami berikan ? at least waktunya kalian melihat informasi selanjutnya pada part yang kedua. Yuk lihat sekarang juga.